KabarOto.com - AION UT menjadi salah satu mobil listrik yang menarik perhatian di pasar Indonesia. Bukan hanya karena desainnya yang berasa "Anak Muda Banget" dan bergaya futuristis, tetapi juga karena AION UT menawarkan jarak tempuh 400-500 kilometer dengan harga yang masih berada di bawah Rp400 juta.
Saat ini, AION UT tersedia dalam dua varian, yakni AION UT Standard dan AION UT Premium. Berdasarkan daftar harga resmi AION Indonesia, harganya masing-masing Rp345 juta dan Rp395 juta OTR Jakarta.
AION UT Standard dibekali baterai 44 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 400 km, sedangkan AION UT Premium menggunakan baterai 60 kWh dengan jarak tempuh hingga 500 km.
Kedua angka tersebut menggunakan metode pengujian NEDC, sehingga jarak tempuh di penggunaan sehari-hari dapat berbeda tergantung kecepatan, kondisi lalu lintas, gaya berkendara, suhu, hingga penggunaan AC.
Lantas, apa saja kelebihan AION UT dibandingkan mobil listrik lain di kelasnya?
1. Jarak Tempuh 400-500 Kilometer
Salah satu daya tarik utama AION UT adalah pilihan jarak tempuhnya.
Varian Standard mampu menempuh hingga 400 km NEDC, sedangkan AION UT Premium mencapai 500 km NEDC. Dengan kemampuan tersebut, mobil listrik ini tidak hanya ditujukan untuk penggunaan dalam kota, tetapi juga cukup menarik untuk perjalanan antarkota.
Khusus varian Premium, kapasitas baterainya mencapai 60 kWh. Sementara itu, varian Standard menggunakan baterai 44 kWh.
Menariknya, AION menggunakan baterai berjenis LFP atau Lithium Iron Phosphate. Jenis baterai ini banyak digunakan pada kendaraan listrik karena karakteristiknya yang dikenal memiliki stabilitas termal dan umur siklus yang baik.
Baca Juga: Aion UT, Geely EX2 dan Leapmotor B05 Borong Bintang 5 Euro NCAP
Namun, angka 400-500 km tersebut tetap harus dilihat sebagai angka pengujian NEDC, bukan jaminan jarak tempuh riil.
2. Harga Masih di Bawah Rp400 Juta
Kelebihan berikutnya ada pada harga. Per September 2026, AION UT Standard dibanderol Rp345 juta, sedangkan AION UT Premium Rp395 juta OTR Jakarta. Dengan demikian, konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan klaim jarak tempuh hingga 500 km masih bisa mendapatkannya tanpa melewati batas Rp400 juta.
Posisi ini membuat AION UT punya ruang tersendiri di pasar mobil listrik kompak.
Apalagi konsumen tidak hanya mendapatkan baterai berkapasitas besar pada varian Premium, tetapi juga fitur bantuan pengemudi, kamera surround view, hingga sejumlah fitur kenyamanan yang biasanya menjadi nilai jual kendaraan listrik modern.
Perlu dicatat, harga tersebut merupakan OTR Jakarta dan harga di daerah lain dapat berbeda.
3. Performa AION UT Premium Cukup Bertenaga
Jangan mengira AION UT hanya mengandalkan efisiensi.
AION UT Premium menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 150 kW atau sekitar 201 dk dan torsi 210 Nm. Motor tersebut menggerakkan roda depan.
Dengan bobot kendaraan sekitar 1,7 ton pada varian Premium, AION mengklaim akselerasi 0-100 kpj dapat ditempuh dalam sekitar 7,3 detik berdasarkan spesifikasi yang dipublikasikan untuk pasar Indonesia.
Karakter motor listrik dengan torsi instan juga membuat respons awal terasa cepat ketika pedal akselerator diinjak.
Sementara itu, AION UT memiliki tiga mode berkendara, yakni Comfort, Power Save dan Sport. Pengemudi dapat menyesuaikan karakter respons kendaraan berdasarkan kebutuhan.
4. Fitur ADAS Cukup Lengkap
Salah satu bagian yang membuat AION UT menarik adalah teknologi keselamatannya.
AION UT mendapatkan sistem bantuan pengemudi atau ADAS yang mencakup sejumlah fitur seperti Adaptive Cruise Control, Intelligent Cruise Assist, Forward Collision Warning, Automatic Emergency Braking, Lane Departure Warning, Lane Keeping Assist, Emergency Lane Keeping Assist, Blind Spot Detection, Door Opening Warning dan Rear Cross Traffic Alert.
Baca Juga: GAC Aion N60 Meluncur, Dibekali LiDAR dan Fitur Canggih
AION juga membekali UT dengan kamera surround view serta sensor parkir depan dan belakang.
Pada varian Premium, kelengkapan tersebut dipadukan dengan sejumlah fitur kenyamanan seperti panoramic roof, kursi depan berventilasi, kursi pengemudi elektrik dan wireless charging.
Kelengkapan ADAS menjadi salah satu aspek yang cukup penting karena membuat AION UT tidak sekadar menawarkan mobil listrik dengan baterai besar, tetapi juga teknologi bantuan berkendara.
Meski demikian, fitur ADAS tetap merupakan sistem bantuan pengemudi, bukan teknologi yang membuat mobil dapat dikemudikan tanpa pengawasan manusia.
5. Fast Charging 30-80 Persen Sekitar 24 Menit
Jarak tempuh panjang memang menarik, tetapi kemampuan mengisi baterai juga tidak kalah penting.
AION UT Premium mendukung DC fast charging hingga 87 kW. AION mencantumkan waktu pengisian dari 30 persen hingga 80 persen sekitar 24 menit.
Dengan demikian, ketika baterai mulai berkurang saat perjalanan luar kota, waktu berhenti di SPKLU dapat dibuat relatif singkat dibandingkan jika hanya mengandalkan pengisian AC.
AION UT menggunakan konektor CCS2 untuk pengisian DC, sementara pengisian AC menggunakan Type 2. Sistem pengisian AION UT juga telah disebut mendapatkan sertifikasi kompatibilitas pengisian dari TÜV SÜD dan pengujian kompatibilitas CCTA.
Baca Juga: GAC Aion Ray 7 Resmi Meluncur, Bisa Cari Lokasi Parkir Sendiri
Selain itu, AION UT juga sudah memiliki kemampuan Vehicle-to-Load (V2L) sehingga baterai mobil dapat digunakan untuk menyuplai listrik ke perangkat eksternal yang kompatibel.
Bukan Cuma Soal Jarak Tempuh
Jika dilihat secara keseluruhan, daya tarik AION UT sebenarnya bukan hanya pada klaim jarak tempuh 400-500 km.
Mobil ini memiliki kombinasi antara harga, kapasitas baterai, performa, fitur ADAS, fast charging dan kelengkapan kenyamanan yang membuatnya menjadi alternatif menarik di pasar EV Indonesia.
Dimensinya juga masih tergolong kompak untuk penggunaan perkotaan. AION UT memiliki panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm dan wheelbase 2.750 mm. Kapasitas bagasinya mencapai 440 liter dan dapat berkembang hingga 1.660 liter ketika kursi belakang dilipat.
Menariknya lagi, AION Indonesia memberikan garansi seumur hidup untuk baterai, motor listrik dan electric controller, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Untuk perawatan, AION UT mendapatkan program gratis servis hingga tiga tahun atau 40.000 km.