KabarOto.com - Aletra mengambil langkah penting dengan memulai perakitan kendaraan secara lokal di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor (HIM).
Langkah ini menjadi bagian strategi jangka panjang pabrikan membangun fondasi manufaktur berkelanjutan di Tanah Air.
Marsellinus Christo Antyo, Product Manager Aletra mengatakan proses menuju produksi lokal tidak berlangsung instan.
Segala persiapan dilakukan mulai awal tahun 2025, dengan melakukan evaluasi lanjutan sebelum masuk ke tahap produksi secara penuh.
"Sudah sejak Januari 2025 pabrik sudah siap. Namun, setelah kami tinjau, masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan agar fasilitas ini bisa digunakan jangka panjang," jelas Christo.
Baca Juga: Masih Adanya Nama Geely di Mobil Listrik Aletra L8
Target Produksi Per Tahun
Menurutnya, Aletra L8 menjadi model pertama yang dirakit secara lokal. Aletra juga melakukan transfer teknologi. Di mana, perusahaan mengirim tim ke Tiongkok untuk mempelajari langsung proses perakitan kendaraan.
"Butuh waktu kurang lebih satu bulan, tim kami berada di sana (Tiongkok) untuk mempelajari seluruh perakitan kendaraan," ucap Christo.
Produksi pertama sekaligus peresmian dilakukan pada Mei 2025. Saat ini, kapasitas produksi Aletra berada di level enam unit per jam per shift.
Baca Juga: Sensasi Berkendara Aletra L8, Rute Jakarta-Magelang Menempuh Jarak 538 Kilometer
Investasi Perakitan Lokal Aletra
Adapun, target produksi per tahun berada di angka 2.000 unit. Aletra pun mengaku menginvestasikan dana sekitar Rp 300 miliar hingga tahun 2027.
Proses perakitan pun terbagi menjadi empat tahapan, dimulai dari pemasangan komponen Utama, perakitan system Bawah kendaraan, hingga pengecekan akhir sebelum unit dinyatakan siap digunakan.
"Kami focus mengejar produksi hingga Mei, karena permintaan cukup tinggi. Investasi direalisasikan secara bertahap agar kapasitas produksi tetap terjaga," tutup Christo.