OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Antisipasi Standar Euro 7, Peugeot Sesuaikan Data Tenaga Lini Model Plug-in Hybrid

Kusnadi Chahyono - Minggu, 19 April 2026
OtoNews Mobil News

KabarOto.com - Produsen otomotif asal Prancis, Peugeot, secara resmi mengumumkan penyesuaian protokol homologasi untuk lini kendaraan Plug-in Hybrid (PHEV) miliknya.

Langkah ini diambil guna memenuhi standar Euro 7 yang akan mulai berlaku pada akhir tahun 2026. Meskipun angka daya kuda pada lembar spesifikasi mengalami perubahan, Peugeot memastikan bahwa tidak ada modifikasi teknis pada unit mesin yang digunakan.

Perubahan ini didasari oleh aturan baru dalam standar Euro 7 yang memperkenalkan protokol homologasi GTR21. Protokol ini mengatur cara penghitungan tenaga gabungan antara mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine) dan motor listrik pada kendaraan hybrid.

Baca Juga: Kupas Wuling Eksion PHEV & EV, SUV 7-Seater dengan Performa Ganda

Peugeot memilih untuk mengaplikasikan standar ini lebih awal guna memberikan transparansi dan kesiapan data sebelum regulasi tersebut resmi mengikat di pasar otomotif Eropa.

Peugeot 408 Plug-in Hybrid

Model populer Peugeot 3008 dan 5008 kini memiliki angka tenaga gabungan yang dihomologasi sebesar 225 dk atau setara 166 kW. Seiring dengan penyesuaian ini, Peugeot juga memperbarui nama komersial kedua model tersebut menjadi Peugeot 3008 Plug-in Hybrid 225 Auto dan Peugeot 5008 Plug-in Hybrid 225 Auto.

Penamaan baru ini diharapkan mempermudah konsumen dalam mengidentifikasi performa kendaraan sesuai standar terbaru.

Selain seri SUV, model Peugeot 408 juga mengalami pembaruan data homologasi. Kini, Peugeot 408 Plug-in Hybrid tercatat memiliki tenaga keseluruhan sebesar 240 dk (177 kW), dengan nama komersial baru Peugeot 408 Plug-in Hybrid 240 Auto.

Angka ini mencerminkan hasil penghitungan terbaru dari integrasi sistem motor listrik dan mesin bensin yang diusungnya sesuai parameter GTR21 yang lebih ketat.

Pihak Peugeot menegaskan bahwa meski angka tenaga yang tertera pada brosur berubah, performa aktual di jalan raya, tingkat konsumsi bahan bakar, hingga kadar emisi kendaraan tetap sama.

Menggunakan standar kalkulasi baru untuk menekan emisi

Baca Juga: Teknologi Nissan e-Power Menjawab Kebutuhan Berkendara di Indonesia

Hal ini dikarenakan perubahan hanya terjadi pada metode kalkulasi di atas kertas, bukan pada komponen mekanis atau perangkat lunak penggerak. Model terbaru lainnya, seperti Peugeot 308 Plug-in Hybrid 195 CV, juga sudah menggunakan standar kalkulasi baru ini sejak awal.

Kabar baik bagi pemilik kendaraan, penyesuaian standar Euro 7 ini dipastikan tidak akan menaikkan pajak kepemilikan kendaraan. Hal tersebut dikarenakan perhitungan pajak biasanya didasarkan pada tenaga mesin pembakaran internal saja, yang dalam hal ini tidak mengalami perubahan teknis sama sekali.

Dengan langkah proaktif ini, Peugeot mempertegas posisinya sebagai pabrikan yang siap menyongsong era regulasi emisi yang lebih ketat di masa depan.

Baca Artikel Asli