OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Leapmotor Ungkap Arsitektur LEAP 5.0 & Baterai CTC 3.0

Kusnadi Chahyono - 1 jam, 44 menit lalu
OtoNews News Konsep

KabarOto.com - Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, Leapmotor, memperkenalkan dua inovasi teknologi perangkat keras terbarunya dalam ajang 2026 Leapmotor Tech Day di fasilitas baterai Hu Zhou, Hangzhou.

Dua terobosan utama tersebut adalah LEAP 5.0 New Mobile Space Architecture dan teknologi baterai sel generasi terbaru, Cell-to-Chassis (CTC) 3.0 High-Low Fusion Battery.

Kedua teknologi ini dirancang sebagai fondasi utama bagi generasi mobil listrik Leapmotor yang diproduksi mulai tahun 2027 secara global.

Pabrikan mengklaim bahwa lonjakan teknologi ini merupakan revolusi fundamental dalam pengalaman bermobilitas, setara dengan era transisi ponsel konvensional menuju ponsel pintar (smartphone).

2026 Leapmotor Tech Day
Leapmotor Tech Day 2026

Baca Juga: Alfa Romeo 33 Stradale Perla Nera: Supercar Langka Tampil di Museum

Inovasi LEAP 5.0 New Mobile Space Architecture

Arsitektur LEAP 5.0 dirancang untuk memaksimalkan efisiensi ruang interior sekaligus meningkatkan kecerdasan kendaraan. Arsitektur ini mengusung sejumlah fitur kunci:

Baterai CTC 3.0 High-Low Fusion: Mobil Pertama Tanpa Baterai 12V

Teknologi CTC 3.0 High-Low Fusion Battery merupakan sistem baterai tanpa kemasan (package-less) generasi terbaru dari Leapmotor. Teknologi ini mengintegrasikan fungsi tegangan tinggi dan tegangan rendah langsung ke dalam paket baterai utama.

Inovasi ini menghapus keberadaan baterai bantu (auxiliary battery) 12-Volt terpisah. Kendaraan Leapmotor di masa depan diproyeksikan menjadi mobil produksi massal pertama di dunia dalam kurun waktu lebih dari 70 tahun yang beroperasi penuh tanpa aki 12V.

CTC 3.0
Caption

Keunggulan utama teknologi baterai CTC 3.0 meliputi:

Baca Juga: Defender Ungkap Tiga Varian Wolf Series II sebagai Kendaraan Militer

Masa Depan Lini Produk Leapmotor

Melalui kehadiran LEAP 5.0 dan CTC 3.0, Leapmotor memantapkan posisinya dalam pengembangan teknologi mandiri (in-house) guna menciptakan kendaraan listrik yang lebih lapang, efisien, dan sederhana.

Lini produk perdana yang mengadopsi kedua teknologi ini akan resmi meluncur mulai tahun 2027 dan tersedia secara bertahap di pasar global.

Baca Artikel Asli