OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

BAIC T1 Bidik Pasar Hatchback EV di Indonesia

Kusnadi Chahyono - 2 jam, 25 menit lalu
OtoNews Mobil News

KabarOto.com - PT JIO Distribusi Indonesia (JDI), Agen Pemegang Merek (APM) BAIC di Indonesia, resmi memulai strategi New Energy Vehicle (NEV) mereka dengan meluncurkan BAIC T1.

Kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama dari BAIC ini membidik segmen Hatchback Crossover EV dan menargetkan penjualan 1.000 unit hingga akhir tahun 2026.

Baca Juga: Alasan BAIC Indonesia Rilis Mobil Listrik dan Keuntungannya

Melalui model ini, BAIC Indonesia optimistis dapat menguasai 16% pangsa pasar di segmen Medium Hatchback EV tanah air.

Tren Positif Penjualan Jadi Modal Kuat

Langkah BAIC melangkah ke pasar kendaraan listrik didorong oleh kinerja impresif sepanjang Semester I 2026. BAIC Indonesia berhasil membukukan penjualan wholesales sebanyak 382 unit, melonjak 91% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kontribusi terbesar disumbang oleh SUV hybrid BAIC BJ30 sebanyak 214 unit (56%), diikuti oleh SUV 4x4 BAIC BJ40 Plus sebanyak 119 unit (32%), dan BAIC X55 II sebanyak 49 unit.

Pertumbuhan pasar kendaraan listrik murni (BEV) di Indonesia yang mencapai 78% menunjukkan bahwa New Energy Vehicle bukan lagi sekadar tren, melainkan arah masa depan. Hari ini kami telah menghadirkan kendaraan bermesin konvensional (ICE), HEV, dan kini BEV melalui BAIC T1,

ujar Dhani Yahya, Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia.

Baca Juga: Strategi BAIC Indonesia 2026: Siap Rilis Mobil Listrik Baru

Sebagai strategi awal, BAIC T1 diimpor secara utuh (Completely Built-Up/CBU) namun dipasarkan dengan harga kompetitif setara kendaraan rakitan lokal (Completely Knocked Down/CKD).

BAIC juga menargetkan lokalisasi dengan tingkat kandungan dalam negeri (CKD) hingga 60% pada tahun 2027.

Baca Artikel Asli