KabarOto.com - CFMoto 500SR resmi merilis motor sport 4 silinder terbaru mereka, saat dokumen persetujuan tipenya muncul di Tiongkok. Kini, motor tersebut telah resmi diperkenalkan dalam sebuah acara di Chengdu Tianfu International Circuit. Selain mengungkap spesifikasi, CFMoto juga merilis harga jual resminya, sebuah angka yang diprediksi bakal membuat para pesaingnya ketar-ketir.
Meskipun belum ada kabar mengenai rencana ekspornya, motor ini jelas diposisikan sebagai rival tangguh bagi Kawasaki Ninja ZX-4RR dan Honda CBR500R Four terbaru yang juga baru diluncurkan satu hari sebelum CFMoto.
Menariknya, meski Honda tersebut juga diproduksi di Tiongkok dengan harga setara $6.500 (sekitar Rp 102 jutaan), CFMoto mematok harga hanya sekitar $4.200 (sekitar Rp 66 jutaan). Jika melihat data spesifikasinya, CFMoto justru lebih ringan dan lebih bertenaga dibanding Honda, meskipun Honda unggul dengan fitur E-Clutch versi terbaru yang ringkas serta sistem ride-by-wire.

Jantung pacu CFMoto 500SR dibekali mesin empat silinder 500cc yang sebelumnya memulai debut pada model retro CFMoto 500SR Voom. Mesin ini telah diperbarui dengan camshaft baru dan tuas transmisi yang lebih presisi. Walaupun kapasitasnya 2cc lebih kecil dari mesin 502cc milik Honda, ia memiliki bore yang lebih lebar (63mm vs 60mm) dan stroke yang lebih pendek (40,1mm vs 44,4mm).
Hasilnya, mesin ini diklaim mampu menyemburkan tenaga puncak 78 dk pada 12.500 rpm. Itu berarti 7 dk lebih besar dengan batas putaran mesin (rev ceiling) 1.500 rpm lebih tinggi daripada klaim Honda untuk CBR.
Selain itu, CFMoto mengklaim adanya tambahan tenaga sebesar 3,5% (menjadi 82 dk) saat sistem ram-air bekerja di kecepatan tinggi. Untuk torsi, motor ini menghasilkan 48,8 Nm pada 11.000 rpm, sedikit di bawah CBR500R Four (52,8 Nm), yang merupakan konsekuensi logis dari konfigurasi mesin short-stroke.
Desain mesinnya menggunakan injeksi bahan bakar Bosch yang dipadukan dengan katup gas mekanis konvensional (old-school). Tanpa adanya ride-by-wire, motor ini tidak memiliki berbagai pilihan mode berkendara seperti motor modern pada umumnya, meski tetap dilengkapi dengan traction control dua mode. Untuk transmisi, 500SR memiliki quickshifter, namun hanya untuk perpindahan gigi ke atas (upshift-only).
Sasisnya menggunakan tipe trellis baja chromoly dengan subframe aluminium. Sektor kaki-kaki pun tergolong mewah untuk kelasnya. Misalnya suspensi depan inverted fork 41mm dengan 30 tingkat penyetelan preload.
Baca Juga: Test Ride QJMotor SRK 800 RR, Supersport Nyaman untuk Harian dengan Banderol Terjangkau

Suspensi Belakang menggunakan monoshock dengan 16 tingkat penyetelan preload dan compression. Pengereman Kaliper radial empat piston dari Nissin dengan cakram ganda 300mm di depan, serta cakram 220mm di belakang.
Fitur tambahan ABS dari Continental (bisa dinonaktifkan untuk roda belakang) dan steering damper dengan 24 tingkat setelan sebagai standar.
Saat ini, prioritas utama CFMoto adalah pasar domestik Tiongkok, di mana permintaan akan motor sport empat silinder berkapasitas kecil sedang melonjak tinggi. Namun, peluang ekspor tetap terbuka lebar. Kerabat dekatnya, 500SR Voom, sudah mulai muncul di pasar luar negeri seperti Australia. Jika ada peluang bisnis yang layak secara global, CFMoto dipastikan tidak akan menyia-nyiakannya.
Tentu saja, jika masuk ke pasar Amerika Serikat atau negara lain, harganya akan lebih tinggi karena faktor tarif dan biaya tambahan untuk memenuhi standar emisi yang ketat. Meski begitu, kehadiran motor seperti Kawasaki Ninja ZX-4RR membuktikan bahwa pasar untuk motor 4 silinder berkapasitas mesin kecil memang ada dan sangat diminati.