OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Chimera K-39, Hypercar Bermesin V8 Bertenaga 1.000 DK

Kusnadi Chahyono - Minggu, 17 Mei 2026
OtoNews Mobil News

KabarOto.com - Industri otomotif global kembali kedatangan monster baru di segmen kendaraan performa tinggi. Produsen mobil sport eksklusif baru saja resmi memperkenalkan karya terbaru mereka, Chimera K-39.

Mengusung status produksi yang sangat terbatas (limited production), hypercar ini tidak hanya menawarkan estetika visual yang agresif, tetapi juga menjanjikan performa ekstrem yang siap mendefinisikan ulang batas kecepatan di jalan raya.

Berbeda dengan banyak pabrikan baru yang mengandalkan platform pihak ketiga, Chimera K-39 lahir dari proyek yang sepenuhnya dikembangkan secara mandiri (fully in-house developed).

Baca Juga: HWA EVO R Haus Mengaspal, Siap Hadapi Ujian di Nurburgring 24 Hours 2026

Keputusan ini menegaskan komitmen pabrikan untuk mengontrol setiap detail rekayasa kendaraan, mulai dari sasis monokok hingga integrasi sistem elektronik. Langkah berani ini menempatkan Chimera langsung sejajar dengan para pemain elite di industri kendaraan ultra-mewah.

Daya tarik utama dari Chimera K-39 terletak di balik kap mesinnya. Jantung mekanis hypercar ini mengandalkan mesin V8 Twin-Turbo racikan pabrikan legendaris asal Swedia, Koenigsegg.

Mesin monster tersebut mampu menyemburkan tenaga fantastis sebesar 1.000 daya kuda. Tenaga masif ini disalurkan ke roda melalui sistem transmisi dan manajemen mesin yang telah mendapatkan penyetelan khusus (dedicated tuning) demi menghasilkan respons berkendara yang brutal namun tetap presisi.

Meski memiliki spesifikasi layaknya mobil balap sirkuit yang radikal, Chimera K-39 telah mengantongi sertifikasi legalitas jalan raya (street-legal).

Pemiliknya dapat dengan percaya diri mengendarai mobil ini langsung di jalan umum, menjadikannya perpaduan sempurna antara mobil koleksi dan kendaraan performa harian yang eksotis. Fleksibilitas ini menjadi nilai jual utama bagi para miliarder pemburu kecepatan.

Sisi futuristik dari Chimera K-39 juga diperkuat dengan penerapan teknologi Over-the-Air (OTA). Fitur ini memungkinkan sistem komputerisasi mobil, pemetaan mesin, hingga manajemen suspensi untuk diperbarui secara nirkabel tanpa harus mengunjungi pusat servis. Pembaruan performa dan peningkatan sistem keamanan dapat dilakukan secara berkala secara digital, memastikan mobil selalu berada dalam kondisi optimal.

Bersamaan dengan peluncuran model standar, pabrikan juga mengumumkan varian yang jauh lebih ekstrem, yakni Chimera K-39 spesifikasi Pikes Peak (Pikes Peak specification).

Baca Juga: Jeep “Made in China” Segera Hadir, Stellantis Siapkan Produksi 2027

Varian ini dirancang khusus sebagai bentuk penghormatan terhadap balapan mendaki gunung paling legendaris di dunia. Model ini disiapkan untuk melahap lintasan dengan tingkat elevasi tinggi dan tikungan tajam yang membutuhkan aerodinamika luar biasa.

Untuk varian Pikes Peak ini, pabrikan melengkapinya dengan paket komponen aerodinamika khusus (exclusive aero parts).

Sayap belakang berukuran masif, splitter depan yang lebih tajam, serta diffuser karbon dirancang untuk menghasilkan gaya tekan ke bawah (downforce) yang maksimal guna menjaga stabilitas mobil pada kecepatan tinggi. Tampilan visualnya pun menjadi jauh lebih intimidatif dibanding versi standarnya.

Eksklusivitas varian Pikes Peak ini berada di level tertinggi, karena hanya diproduksi sebanyak 10 unit saja di seluruh dunia.

Pabrikan belum merilis harga resmi untuk kedua varian Chimera K-39 ini, namun dengan spesifikasi mesin Koenigsegg dan jumlah produksi yang sangat terbatas, mobil ini dipastikan akan menjadi rebutan para kolektor papan atas global.

Baca Artikel Asli