OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Denza N9 EV Pakai 3 Motor Listrik Performa TInggi, Tenaganya Buas 1.194 Dk

Pradia Eggi - 16 menit lalu
OtoNews Mobil

KabarOto.com - BYD tengah menyiapkan Denza N9 versi listrik murni atau Electric Vehicle (EV). SUV berukuran besar tersebut terungkap melalui dokumen regulasi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok.

Sebelumnya, Denza N9 telah dipasarkan di Tiongkok dalam versi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Dua kendaraan tersebut menggunakan kode QCJ6530ABBEV1 dan QCJ6530ABBEV2. Keduanya memiliki konfigurasi sistem pengereman berbeda, tetapi menggunakan sistem penggerak tiga motor listrik.

Berdasarkan dokumen MIIT, kendaraan ini memiliki panjang 5.270 mm, lebar 2.030 mm, dan tinggi 1.830 mm. Sementara jarak sumbu rodanya mencapai 3.125 mm.

Spesifikasi Motor Listrik Denza N9 EV

Salah satu daya tarik utama Denza N9 EV adalah penggunaan tiga motor listrik sinkron magnet permanen yang dipadukan dengan sistem penggerak semua roda atau All-Wheel Drive (AWD).

Pada bagian depan, terdapat satu motor listrik berkode TZ226QYA yang menghasilkan tenaga maksimal 270 kW. Sementara bagian belakang menggunakan dua motor listrik berkode TZ226XYB, masing-masing dengan tenaga maksimal 310 kW setara 415 dk.

Denza N9 EV

Jika digabungkan, ketiga motor tersebut menghasilkan daya puncak 890 kW atau setara sekitar 1.194 dk.

Untuk performanya, Denza N9 EV memiliki kecepatan maksimum hingga 240 kpj berdasarkan dokumen homologasi.

Menggunakan Teknologi Penggerak e3 BYD

Konfigurasi tiga motor listrik pada Denza N9 EV berkaitan dengan teknologi e3 atau Yisanfang yang dikembangkan BYD.

Sistem tersebut mengandalkan tiga motor listrik independen untuk mengatur distribusi tenaga ke roda depan dan belakang. Teknologi ini juga memungkinkan pengendalian kendaraan dilakukan secara lebih presisi melalui pengaturan masing-masing motor.

Baca Juga: BMW Seri 3 2027 Buatan Tiongkok Terungkap, Lebih Panjang dan Bermesin Turbo 2.000 Cc

BYD sebelumnya memperkenalkan sejumlah kemampuan dari platform e3, termasuk Compass U-Turn, parkir dengan bantuan kemudi roda belakang, serta sistem pengendalian stabilitas ketika terjadi kerusakan ban pada kecepatan tinggi.

Namun, dokumen MIIT untuk Denza N9 EV belum memastikan fitur-fitur tersebut akan tersedia pada model produksi.

Menggunakan Baterai LFP, Kapasitas Belum Diumumkan

Untuk penyimpanan energi, Denza N9 EV menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP).

Sel baterainya dipasok oleh Guangxi ASEAN FinDreams Battery Co., Ltd., sedangkan perakitan paket baterai ditangani Shenzhen BYD Auto Industry Co., Ltd.

Meski jenis baterainya sudah terungkap, dokumen MIIT belum mencantumkan kapasitas baterai, berat paket baterai, jarak tempuh berdasarkan standar CLTC, maupun kemampuan pengisian dayanya.

Punya Sistem Pengereman dari FinDreams dan Bosch

Dokumen homologasi Denza N9 EV juga mencantumkan dua konfigurasi sistem pengereman berbeda.

Baca Juga: Jeep Wrangler Scrambler SRT Concept, Pikap 2 Pintu Ini Atapnya Bisa Dilepas

Kode kendaraan QCJ6530ABBEV1 menggunakan Integrated Power Brake (IPB) yang dipasok FinDreams.

Sementara kode QCJ6530ABBEV2 mengadopsi konfigurasi sistem pengereman BWA dan ESP dari Bosch Automotive Products (Suzhou) Co., Ltd.

Kedua konfigurasi tersebut menjadi bagian dari pilihan teknis yang tercatat dalam proses homologasi di Tiongkok.

Baca Artikel Asli