KabarOto.com - Pembalap McLaren, Lando Norris, sukses merebut pole position dramatis dalam sesi kualifikasi Grand Prix Formula 1 Brasil 2026 yang berlangsung di Sirkuit Autódromo José Carlos Pace, Interlagos. Lintasan basah akibat guyuran hujan deras serta serangkaian penalti grid mewarnai persaingan sengit para pembalap.
Sesi kualifikasi dibuka dalam kondisi trek yang sangat sulit setelah hujan lebat mengguyur kawasan São Paulo. Red flag langsung dikibarkan beberapa menit setelah Q1 dimulai karena tingginya genangan air yang mengancam keselamatan para pembalap. Setelah cuaca mereda, pertarungan waktu di lintasan basah menjadi ajang pembuktian ketenangan para driver.
Norris mencatatkan waktu lap terbaik 1:27,470 detik pada sesi Q3, mengungguli George Russell dari tim Mercedes dengan selisih 0,204 detik. Torehan ini menjadi modal berharga bagi pembalap asal Inggris tersebut untuk mengincar kemenangan di balapan utama di tengah ketatnya persaingan papan atas.
Baca Juga: Intip Spesifikasi 5 Motor Anyar Ducati yang Diluncurkan Serentak
Komentar Pembalap
"Hari yang sangat panjang dan kualifikasi yang hebat. Meraih pole lagi di sini dalam kondisi sulit tentu memuaskan. Kuncinya adalah mencetak dua lap bersih di awal tanpa kesalahan saat hujan kembali turun," ujar Lando Norris mengomentari keberhasilannya meraih posisi start terdepan.
Di posisi kedua kualifikasi murni, George Russell sebenarnya mencatatkan waktu 1 menit 27,674 detik. Namun, Russell harus merosot ke posisi ke-7 pada starting grid balapan utama akibat penalti penurunan 5 posisi. Penalti ini diterimanya lantaran pergantian komponen mesin Internal Combustion Engine (ICE) pada mobil Mercedes W17 miliknya.
"Kami sudah memperhitungkan penalti mesin ini dan memilih Interlagos karena trek ini memberikan peluang menyalip yang lebih besar. Target kami adalah merangsek ke depan dan mengamankan poin maksimal," tegas George Russell pasca-sesi kualifikasi.
Merosotnya Russell memberikan keuntungan bagi rekan setimnya di Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, yang mengunci waktu tercepat ketiga (1:28,095). Berkat penalti Russell, Antonelli berhak mendampingi Norris di baris terdepan pada starting grid balapan.
"Start dari baris terdepan di Interlagos adalah peluang besar bagi kami. Fokus utama saya adalah menjaga momentum, mengeksekusi start dengan bersih, dan memaksimalkan potensi kecepatan mobil," ungkap Kimi Antonelli dengan optimis.
Baca Juga: BMW Alpina 7 Series Pakai Mesin V8, Ringan Tembus 300 Km/jam
Penalti Pembalap
Sesi kualifikasi ini juga diwarnai banyak kejutan akibat penalti teknis massal. Charles Leclerc harus menerima penalti 10 posisi, sementara Lewis Hamilton dan Max Verstappen harus mengawali balapan dari baris belakang akibat perombakan komponen Power Unit.
Charles Leclerc harus menerima penalti penurunan 10 posisi grid di F1 Brasil 2026 karena tim Scuderia Ferrari melakukan penggantian komponen mesin (Internal Combustion Engine / ICE) baru pada mobil SF-26 miliknya.
Komponen mesin baru tersebut melebihi batas alokasi maksimum yang diizinkan oleh regulasi teknis FIA untuk satu musim, sehingga penalti wajib diterapkan pada urutan posisi start balapan utama.
Meskipun Leclerc berhasil mencatatkan waktu tercepat ke-4 pada sesi kualifikasi Q3 (1:28,289 detik), penalti +10 posisi ini membuatnya harus memulai balapan utama dari posisi ke-14 pada starting grid.
Situasi tersebut memberi jalan bagi Liam Lawson (Racing Bulls) dan Nico Hülkenberg (Audi) untuk menembus urutan empat besar starting grid.
Grid Srart F1 Brasil 2026
| Posisi | Nama Pembalap | Tim Balap | Sesi | Catatan Waktu | Selisih Waktu |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Lando Norris | McLaren | Q3 | 1:27.470 | — |
| 2 | Andrea Kimi Antonelli | Mercedes | Q3 | 1:28.095 | +0.625s |
| 3 | Liam Lawson | Racing Bulls | Q3 | 1:28.321 | +0.851s |
| 4 | Nico Hülkenberg | Audi | Q3 | 1:28.668 | +1.198s |
| 5 | Isack Hadjar | Red Bull Racing | Q3 | 1:28.763 | +1.293s |
| 6 | Oliver Bearman | Haas | Q3 | 1:29.831 | +2.361s |
| 7 | George Russell (Penalti +5) | Mercedes | Q3 | 1:27.674 | +0.204s |
| 8 | Fernando Alonso | Aston Martin | Q3 | 1:30.311 | +2.841s |
| 9 | Alexander Albon | Williams | Q3 | 1:30.456 | +2.986s |
| 10 | Oscar Piastri | McLaren | Q2 | 1:30.369 | +2.899s |
| 11 | Lewis Hamilton (Penalti PU) | Ferrari | Q2 | 1:30.001 | +2.531s |
| 12 | Rafael Câmara | Haas | Q2 | 1:31.515 | +4.045s |
| 13 | Arvid Lindblad | Racing Bulls | Q2 | 1:31.687 | +4.217s |
| 14 | Charles Leclerc (Penalti +10) | Ferrari | Q3 | 1:28.289 | +0.819s |
| 15 | Carlos Sainz Jr. | Williams | Q2 | 1:31.785 | +4.315s |
| 16 | Max Verstappen (Penalti PU) | Red Bull Racing | Q2 | 1:31.238 | +3.768s |
| 17 | Franco Colapinto | Alpine | Q1 | 1:33.327 | +5.857s |
| 18 | Pierre Gasly | Alpine | Q1 | 1:33.449 | +5.979s |
| 19 | Lance Stroll | Aston Martin | Q1 | 1:33.653 | +6.183s |
| 20 | Valtteri Bottas | Cadillac | Q1 | 1:33.774 | +6.304s |
| 21 | Sergio Pérez (Penalti PU) | Cadillac | Q1 | 1:34.509 | +7.039s |
| 22 | Gabriel Bortoleto | Audi | Q1 | 1:41.564 | +14.094s |