OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Ducati Memulai Balapan Tanpa Kemenangan di MotoGP

Benny Suryakusumah - Senin, 20 April 2026
OtoSport MotoGP

KabarOto.com - Ducati belum pernah menunggu selama ini untuk meraih kemenangan sejak 2021, dan sudah sejak 2014 tim pabrikan ini mengalami masa tanpa podium yang lebih lama.

Ini adalah rentetan hasil yang tidak diinginkan dan ingin diakhiri oleh kekuatan dominan MotoGP baru-baru ini, Ducati akan menghadapi balapan MotoGP di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, Spanyol, beberapa waktu yang akan datang.

Tim pabrikan Ducati Lenovo, terdiri dari Marc Marquez dan Francesco Bagnaia belum meraih podium sejak balapan MotoGP Jepang 2025. Delapan balapan adalah penantian podium terpanjang mereka sejak Aragon 2012 hingga Qatar 2014.

Baca juga: Toprak Razgatlioglu Cetak Poin Perdana MotoGP, Dipuji Fabio Quartararo

Tim Ducati belum meraih kemenangan dalam lima balapan berkat kehebatan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), dan Juara Dunia bertahan belum pernah melewati enam MotoGP tanpa kemenangan.

Francesco Bagnaia, Jorge Martin, dan Marc Marquez semuanya telah memenangi balapan saat mengendarai Ducati Desmosedici, tetapi saat ini merek Aprilia sudah memberikan kemenangan, sejak balapan 2026 dimulai.

Para bintang Ducati akan bersemangat untuk kembali ke podium teratas dan menghentikan rentetan tanpa kemenangan, terutama Juara Dunia MotoGP saat ini asal Spanyol, Marc Marquez, dan pemenang musim lalu yaitu Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP).

Alex Marquez menjadi bintang yang memukau penonton pada 2025, dan kini menjadi awal yang kurang memuaskan di 2026, sebagai runner-up 2025 ini sangat ingin mengulangi kemenangan debutnya yang menakjubkan di MotoGP.

Sementara, Marc Marquez akan berusaha memperbaiki kesalahannya setelah kecelakaan di MotoGP Spanyol 2025 dan finis di luar sepuluh besar. Dengan tiga minggu tambahan untuk membangun kekuatan bahunya, serta membiarkan dampak kecelakaan di FP1 COTA mereda, performa di Jerez menjadi salah satu pertanyaan terbesar menjelang Putaran 4.

Beberapa orang mungkin mengatakan bahwa pembalap Italia-lah yang memiliki peluang terbaik untuk mengembalikan Ducati ke podium teratas, berdasarkan performa saat ini. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team), yang meraih pole position dua kali berturut-turut, memimpin rombongan Ducati di klasemen.

Baca juga: MotoGP akan Berlangsung di Jakarta 5 Tahun Lagi

Jika Diggia (Fabio Di Giannantonio) mampu berada di depan, seperti yang ia lakukan di Brasil dan Amerika Serikat, itu adalah pertanda pasti bahwa Ducati memiliki senjata andalan yang konsisten dalam meraih kemenangan balapan dan podium musim ini.

Sementara itu, bisakah Pecco (Francesco Bagnaia) sebagai pemenang MotoGP Spanyol 2022, 2023, dan 2024, menemukan kembali performa terbaiknya di sirkuit yang telah memberinya banyak kesuksesan dalam beberapa musim terakhir?

MotoGP tiba di Jerez dengan banyak pertanyaan yang menunggu untuk dijawab. Dan saat etape Eropa 2026 yang krusial dan seringkali menentukan musim dimulai, jutaan mata akan tertuju pada Ducati untuk melihat apakah sang juara memiliki respons terhadap peluncuran luar biasa Aprilia di awal musim.

Untuk semakin memperumit persaingan ketat di depan, Jorge Martin akan balapan di kandang sendiri, dan juga berupaya menggulingkan Bezzecchi.

Baca Artikel Asli