KabarOto.com - Tim Scuderia Ferrari HP menunjukkan performa yang menjanjikan dalam sesi kualifikasi Sprint yang berlangsung di Sirkuit Internasional Shanghai, Jumat, (13/3).
Lewis Hamilton sukses mengamankan posisi start di row kedua, tepatnya di urutan keempat, sementara rekan setimnya, Charles Leclerc, akan memulai balapan dari row ketiga di posisi keenam.
Hasil ini menempatkan tim berlogo "Kuda Jingkrak" dalam posisi strategis untuk memperebutkan poin penting pada balapan sepanjang 19 lap atau sekitar 103,5 kilometer yang akan digelar esok hari.
Perjalanan Ferrari dari sesi SQ1 hingga SQ3 berjalan cukup mulus tanpa kendala berarti. Sesuai regulasi, pada bagian pertama dan kedua kualifikasi, para pembalap diwajibkan menggunakan ban Medium dengan muatan bahan bakar yang cukup untuk beberapa putaran.
Baca Juga: Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 Shanghai 2026, Mercedes Kembali Dominan
Baik Hamilton maupun Leclerc berhasil menembus babak sepuluh besar (SQ3) dengan mudah. Memasuki sesi penentuan menggunakan ban Soft, persaingan menjadi sangat ketat, di mana selisih waktu antar pembalap papan atas sangat tipis di lintasan Shanghai yang menuntut teknis tinggi.
Lewis Hamilton tampil impresif dengan memaksimalkan potensi jet darat SF-26 miliknya sejak putaran pertama di SQ3. Pembalap asal Inggris tersebut mencatatkan waktu 1:32,161 detik, yang sempat membawanya duduk di posisi ketiga dalam waktu yang cukup lama.
Namun, pada detik-detik terakhir, Lando Norris berhasil melampaui catatannya dengan selisih sangat tipis, hanya 0,02 detik.
"Saya sangat senang dengan jalannya sesi hari ini. Tim melakukan pekerjaan luar biasa membawa mobil ke performa yang jauh lebih baik," ungkap Hamilton dengan optimis.
Di sisi lain garasi, Charles Leclerc tampak sedikit kesulitan untuk menyatukan putaran terbaiknya di sesi final. Setelah mencatatkan waktu awal 1:32,732 detik, pembalap asal Monako ini mencoba mempertajam catatan waktunya menjadi 1:32,528 detik, yang akhirnya menempatkannya di posisi keenam. Leclerc mengakui adanya kendala teknis pada putaran keduanya.
"Sayangnya, saya kehilangan setengah detik di lintasan lurus belakang pada lap kedua di SQ3. Kami harus menganalisis penyebabnya agar bisa tampil lebih kuat pada Sprint Race," jelas Leclerc.
Team Principal Ferrari, Fred Vasseur, memberikan catatan positif meski hasil akhir belum menempatkan mereka di baris terdepan. Vasseur menyoroti bahwa pertarungan dengan McLaren berlangsung sangat sengit dan Ferrari menunjukkan daya saing yang kuat.
Baca Juga: Persaingan Memanas Jelang F1 Shanghai 2026, Siapa Bakal Menang?
Menariknya, pada sesi latihan bebas, tim juga sempat menguji sayap belakang reverse untuk mengumpulkan data tambahan. Vasseur meyakini bahwa data yang didapat hari ini akan menjadi kunci penting bagi ketahanan mobil saat menghadapi balapan jarak jauh di hari Minggu nanti.
"Kami akan lihat apa yang bisa raih pada balapan Sprint, namun saya yakin bisa membidik hasil positif lainnya," ujar Fred Vasseur.
Fokus Scuderia Ferrari kini sepenuhnya beralih pada balapan Sprint yang akan dimulai pukul 11.00 waktu setempat (pukul 10.00 WIB). Selain memperebutkan poin untuk delapan finis teratas, balapan ini akan menjadi laboratorium berjalan bagi tim Maranello untuk mengevaluasi perilaku ban dan degradasi mesin di bawah tekanan balap nyata.
Dengan keunggulan performa di area tikungan, Ferrari diprediksi akan menjadi penantang serius bagi para pembalap di barisan depan untuk mengamankan podium di Shanghai.