KabarOto.com - Kejadian yang diakibatkan tidak berfungsinya sistem pengereman pada kendaraan dapat menimbulkan kecelakaan yang bisa berujung pada kematian. Vapor Lock biasanya disebabkanya kegagalan pengendara untuk mengandalikan kendaraan mereka pada saat kecepatan tinggi.
Pengertian Vapor Lock adalah peristiwa cairan yang berubah menjadi wujud uap, diakibatkan oleh panas disekitar sistem pengereman. Ketika kendaraan digunakan dan kondisi regulator tekanan tidak berfungsi dengan baik saat melakukan pengereman, karena adanya uap yang tercampur dengan cairan.
Baca Juga:
- Tips Memilih Ban Motor Yang Jarang Diketahui
- IIMS 2017 Segera Hadir! Simak Tips Penting Beli Mobil di Pameran
- Tips Ampuh Bersihkan Noda Aspal di Bodi Mobil
Contoh, tidak berfungsinya rem cakram karena minyak rem terpengaruh panas yang berlebihan pada kanvas maupun kaliper. Akibatnya, ada gelembung udara dalam sistem rem. Ini kemudian yang membuat rem tidak pakem atau berfungsi dengan baik.
Kejadian diatas dapat di siasati dengan penggunaan minyak rem berstandar US Departement of Transportation atau disingkat DOT.
Kebanyakan penggunaan minyak rem pada roda dua saat ini adalah DOT 3 yang memiliki titik didih hingga 205 derajat celcius. Untuk mencegah berkurangnya fungsi rem saat panas maka banyak yang memberikan solusi penggantian minyak rem, dengan beralih ke DOT 4 yang memiliki titik didih lebih tinggi yakni 230 derajat celcius. Ketika rem dalam keadaan yang semakin panas saat digunakan dan mencapai titik didih air di 100 derajat celcius, masih dapat ditangani oleh rem.
Namun, faktor diatas juga belum tentu efektif dalam menyiasati vapor lock, dan sistem kerja pengereman saja. Hindari kebiasaan menaruh jari di tuas rem, yang sering membuat rem bekerja tanpa disadari, yang dapat mengakibatkan salah satu rem tidak berfungsi di saat genting.
"Perawatan dan penggantian berkala pada komponen rem lebih baik dan memegang peranan penting. Selalu cek kondisi rem saat akan digunakan," Kata Ryan dari Ryan's Motor Sport (RMS).