Honda Prelude Resmi Hadir di Indonesia, Sudah Bisa Dipesan Mulai Sekarang

Alif Al Tsaqif Sabtu, 24 Januari 2026

KabarOto.com – Honda kembali menghidupkan nama besar Prelude dengan menghadirkan generasi terbaru berkode BF1 di pasar Indonesia.

Sport coupe legendaris ini resmi dipasarkan oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) dan menjadi penanda kembalinya Prelude setelah lebih dari dua dekade absen dari lini produk Honda secara global.

Baca Juga: Honda Prelude GT500 Diperkenalkan, Siap Berlaga di Super GT 2026

Bagian belakang Honda Prelude BF1


Menariknya, Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang memasarkan Honda Prelude generasi keenam ini. Konsumen Tanah Air pun sudah dapat melakukan pemesanan atau pre-booking mulai 23 Januari 2026, menjadikan Indonesia sebagai pasar pembuka untuk Prelude terbaru di kawasan regional.

Honda Prelude 2025 ditawarkan dalam rentang harga Rp925 juta hingga Rp975 juta. Model ini diposisikan di antara Honda Civic dan Accord, dengan karakter sport car yang tetap mengedepankan kenyamanan untuk penggunaan harian. Secara historis, Honda Prelude pertama kali diproduksi pada 1978 dan sempat dihentikan pada 2001, sebelum akhirnya dihidupkan kembali dengan teknologi elektrifikasi.

Baca Juga: Sejarah Honda Prelude yang Bakal Hadir di GIIAS 2025, Setelah Hiatus Selama 20 TahunHanya Ada 3 Ribu Unit, Honda Jazz 2026 Dibanderol Mulai Rp160 Jutaan

Honda Prelude 2025 menggunakan basis mesin dari Civic Hybrid

Dari sisi dapur pacu, Honda Prelude mengusung mesin hybrid berbasis Civic Hybrid.

Jantung mekanisnya berupa mesin bensin 4-silinder segaris, berkapasitas 2.000 cc yang dipadukan dengan dua motor listrik. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 200 dk dan torsi puncak 314 Nm, dengan fokus pada efisiensi tanpa mengorbankan performa.

Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi e-CVT. Honda juga menyematkan fitur S+ Shift yang mampu mensimulasikan perpindahan gigi layaknya transmisi konvensional, meski menggunakan e-CVT.

Sistem ini menyediakan delapan simulasi rasio gigi dan dapat dioperasikan secara manual melalui mode Sport. Tersedia pula tiga mode berkendara, yakni Comfort, GT, dan Sport.

Baca Juga: Siap Berpetualang, Honda Perkenalkan Karavan Modular Base Station dengan Panel Surya

Interior Honda Prelude BF1

Dari segi rancang bangun, Honda Prelude dibangun di atas platform yang diturunkan dari Civic Type R. Bahasa desain yang diusung disebut Ultimate Glide, dengan garis-garis bodi yang mengalir harmonis.

Tampilan depan mengusung desain futuristik dengan grille tipis serta lampu depan full LED yang siluetnya menyerupai Civic Type R terbaru.

Secara dimensi, Honda Prelude memiliki panjang 4.520 mm, lebar 1.880 mm, dan tinggi 1.355 mm, dengan jarak sumbu roda 2.605 mm.

Ground clearance tercatat 135 mm dan bobot kendaraan sekitar 1,4 ton. Untuk sektor kaki-kaki, mobil ini dibekali suspensi depan Dual Axis Strut adaptif dan suspensi belakang multi-link.

Baca Juga: Jajaran Mobil Sporty Honda di Tokyo Auto Salon 2026

Kaki-kaki Honda Prelude BF1

Sistem pengereman mengandalkan cakram di keempat roda dengan kaliper Brembo berlogo Prelude serta sudah dilengkapi ABS. Ukuran cakram depan mencapai 350 mm dan belakang 305 mm.

Prelude juga menggunakan pelek 19 inci dengan balutan ban berukuran 235/40R19.

Di bagian belakang, Honda Prelude mengusung desain fastback yang mempertegas karakter sporty, sekaligus tetap menawarkan ruang bagasi yang tergolong luas untuk sebuah coupe.

Hal ini memperkuat posisinya sebagai sport car yang tetap fungsional untuk penggunaan sehari-hari.

Masuk ke interior, Honda Prelude dibekali layar instrumen digital 10,2 inci yang terintegrasi dengan layanan Google built-in, termasuk Google Maps, Google Assistant, dan Play Store.

Sistem audio menggunakan Bose Premium dengan delapan speaker, serta tersedia fitur wireless charging untuk menunjang kenyamanan berkendara.

Baca Juga: Coba Honda Step WGN di Kota Bandung, Fokus Rasa Berkendara

Pengiriman kendaraan dimulai Mei 2026

Sebagai bagian dari strategi elektrifikasi Honda, Prelude diposisikan sebagai simbol awal transisi elektrifikasi di segmen sport car. Unit dijual dalam jumlah terbatas, dengan estimasi pengiriman kendaraan ke konsumen dijadwalkan mulai Mei 2026.

Bagikan

Baca Original Artikel