KabarOto.com - Pabrikan mobil Italia, Isotta Fraschini bersiap untuk kembali bersaing di balapan kelas Le Mans Hypercar 2023.
"Balapan ketahanan paling terkenal di dunia edisi 2023 akan menjadi peringatan seratus tahun dan akan ada rekor jumlah mobil yang mengincar kemenangan," tulis Isotta Fraschini dalam pernyataan resminya.
Sebagai informasi, Isotta Fraschini didirikan di Milan pada tahun 1900 dan tidak lagi beroperasi pada tahun 1940-an. Sekarang, Isotta Fraschini kembali bangkit dan siap bersaing di kelas LMH dengan Toyota, Scuderia Cameron Glickenhaus, Peugeot, dan Ferrari. Sedangkan, dari kelas LMDh, Isotta Fraschini akan bersaing dengan Lamborghini, Acura, BMW, Cadillac, Porsche, dan Alpen.
Baca juga : Donkervoort F22 Menyuguhkan Gaya Berbeda Sebuah Supercar
Untuk bersaing di balapan Le Mans Hypercar 2023, tengah dipersiapkan kendaraan dengan mesin V6 berkapasitas 3.000 cc dengan sepasang turbocharger dan sistem hybrid. Mekanisme mesin tersebut dikabarkan dapat menghasilkan tenaga 671 dk, untuk memenuhi peraturan balap.
Mesin tersebut dipadukan dengan penggerak roda belakang, sedangkan motor listrik menggerakkan roda depan. Transmisi sekuensial tujuh kecepatan juga diharapkan menjadi kombinasi yang sempurna. Kabarnya, sasis dan bodywork akan dibuat dari serat karbon dan material komposit ringan lainnya.
Baca juga : Lexus Electrified Sport Concept Siap Jadi Penerus Supercar LFA
Kebangkitan pabrikan Italia dipimpin oleh pengusaha Kolombia Frank Kanayet Yepes dan telah menandatangani kemitraan dengan Pankl, Bosch, Williams, Multimatic, Brembo, dan PWR. Memang, banyak pengembangan aerodinamis mobil terjadi di terowongan angin Williams.
“Untuk kembali ke kancah internasional yang hebat, tidak ada tantangan yang lebih sulit dan Isotta Fraschini tidak akan menghindar dari konfrontasi ini," bunyi pernyaan resmi pabrikan.