OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Karoseri Bak Terbuka Baru Truk Listrik Rizon Cocok untuk Kebutuhan Konstruksi

Nagata - Senin, 13 Juli 2026
OtoKomersial

KabarOto - Karoseri baru dari truk listrik Rizon menjadi pilihan tepat untuk kebutuhan konstruksi ringan karena pada bagian bak terdapat beberapa tempat penyimpanan untuk pengangkutan perkakas, peralatan, dan material pada bak karoserinya.

Diketahui bahwa Rizon adalah merek truk komersial khusus bertenaga listrik yang berfokus menghadirkan solusi transportasi bebas emisi. Merek ini pertama kali diperkenalkan kepada publik pada ajang Advanced Clean Transportation (ACT) Expo di Anaheim, California, pada bulan Mei 2023, dan kini beroperasi di berbagai wilayah di Kanada serta Amerika Serikat.

Tipe bodi terbaru ini memiliki bak yang cukup panjang, pada bagian kanan dan kirinya dibuat menyerupai lemari dilengkapi dengan pintu serta di dalamnya terdapat beberapa slot tempat untuk menaruh perkakas, sementara pada pembatas bagian belakang dibuat mengunakan kayu sehingga terlihat seperti truk klasik.

Baca juga: Pikap Bekas Masih Diminati, Daihatsu Gran Max Mendominasi

Bak truk terbaru truk listrik Rizon. Foto: Archion Group

Kendaraan listrik berbasis baterai medium-duty dari Rizon ini menawarkan jarak tempuh hingga 177 km untuk varian ukuran M (dengan dua paket baterai) dan hingga 257 km untuk varian ukuran L (dengan tiga paket baterai) dalam sekali pengisian daya.

Truk Rizon sendiri mendukung dua jenis sistem pengisian daya DC Fast Charging melalui konektor CCS1 dan Level 2 AC Charging melalui konektor J1772, sehingga memberikan fleksibilitas bagi operator armada berdasarkan infrastruktur dan kebutuhan operasional.

Baca juga: Manfaat Fitur Lift Axle, Roda Truk yang Terangkat Saat Berjalan

Kemampuan pengisian daya ganda ini memastikan pelanggan dapat memenuhi kebutuhan pengisian daya saat ini sekaligus siap untuk opsi pengisian daya yang lebih cepat di masa mendatang.

Dalam kondisi pengujian standar dengan muatan 50% pada 2023, jarak tempuh aktual dapat bervariasi bergantung pada lingkungan, kondisi, kesehatan atau tingkat pengisian daya baterai, penggunaan pemulihan energi (recuperation), lalu lintas, profil jalan, aplikasi bodi belakang, dan gaya mengemudi.

Baca Artikel Asli