MAN Sukses Produksi 1.300 Unit Truk Listrik Dalam Setahun

Putra B
Putra B
Sabtu, 20 Juni 2026
MAN Sukses Produksi 1.300 Unit Truk Listrik Dalam Setahun

Pabrik Perakitan Truk Listrik MAN (Foto: MAN Truck & Bus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - MAN Truck & Bus berhasil mencatatkan rapor hijau. Sebanyak kurang lebih 1.300 unit truk listrik kelas berat telah rampung diproduksi di pabrik utama mereka yang berlokasi di Munich, Jerman.

Kehadiran armada bertenaga baterai yang dijuluki "Electric Lion" ini tidak lagi sekadar menjadi proyek percontohan, melainkan telah menjelma sebagai pilar utama perusahaan dalam mendorong transisi menuju sektor transportasi logistik yang bebas emisi karbon.

Baca Juga: MAN L32A-XS, Ini Truk Tangga Damkar Listrik Pertama di Dunia yang Punya Bobot Di Bawah 16 Ton!

Langkah berani ini dibuktikan melalui penerapan konsep manufaktur mutakhir di pabriknya. Berbeda dengan metode konvensional yang memisahkan jalur rakit, MAN mengintegrasikan proses perakitan truk listrik dan diesel secara paralel dalam satu lini produksi tunggal.

Pendekatan hibrida ini memungkinkan pabrik mempertahankan kapasitas output yang stabil di angka sekitar 100 unit truk per hari, tanpa terpengaruh oleh perbedaan jenis sistem penggerak atau drivetrain yang dipesan oleh konsumen.

“Produksi truk listrik dan diesel dalam satu lini tunggal terbukti sangat tangguh di tahun pertama produksi massal ini,” ungkap Michael Kobriger selaku Anggota Dewan Produksi MAN, mengutip keterangannya, Jumat (19/6/2026).

“Sistem ini memberikan MAN fleksibilitas yang sangat tinggi untuk merespons dinamika permintaan pasar, keragaman varian kendaraan, serta kepastian dalam kapasitas pengiriman kepada konsumen,” sambung Michael Kobriger.

Dalam proses teknisnya, fleksibilitas ini diwujudkan lewat pembagian komponen di atas komparator jalur yang sama. Ketika truk diesel melewati tahapan pemasangan axle hingga tangki bahan bakar, truk listrik di saat yang sama menerima instalasi paket baterai.

Baca Juga: MAN Luncurkan Truk Sampah Listrik Pintar, Siasati Pembatasan Emisi Perkotaan

Untuk memastikan transisi teknologi ini berjalan mulus dan aman, MAN bahkan telah memberikan pelatihan kualifikasi khusus di bidang teknologi tegangan tinggi kepada lebih dari 5.000 karyawannya.

Keberhasilan di Munich pun memicu ekspansi agresif ke jaringan pabrik MAN lainnya. Di Polandia, mereka tengah bersiap meluncurkan lini truk listrik kelas ringan dan menengah, dengan model MAN eTGL berbobot 12 ton yang segera memulai debut produksi massalnya.

Sementara itu, pabrik Nuremberg, Jerman juga telah bertransformasi dari yang dulunya hanya memproduksi mesin diesel konvensional kini merambah ke pengembangan teknologi sel baterai mandiri.

Paket baterai hasil rakitan Nuremberg inilah yang menjadi komponen inti truk, di mana konfigurasi maksimal 7 baterai berkapasitas kotor 623 kWh mampu mendongkrak daya jelajah truk listrik hingga sejauh 830 km tanpa perlu pengisian daya di tengah perjalanan.

Baca Juga: Strategi Ganda Mercedes-Benz: Menjawab Kebutuhan Logistik Lewat Truk Listrik dan Hidrogen

Langkah masif menuju elektrifikasi ini bukan tanpa alasan, sebab sekitar 95% dari total emisi gas rumah kaca yang dihasilkan MAN justru berasal dari fase operasional kendaraan yang digunakan oleh konsumen di jalan raya.

Melalui komersialisasi skala besar dan perluasan portofolio produk dari bobot 12 hingga 50 ton, MAN membuktikan bahwa truk listrik kini siap diandalkan untuk berbagai kebutuhan industri, mulai dari logistik perkotaan, sektor konstruksi, hingga pengangkutan jarak jauh.

Tags:

#MAN Truck & Bus #Truk Listrik #Truk Listrik MAN #Truk MAN

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan