KabarOto.com - Kawasaki Ninja 150 (R/RR/SS) memilih oli samping tidak boleh asal, apalagi yang murahan. Sebagai pelumas yang membakar bersama bahan bakar untuk melumasi piston, silinder, hingga crankshaft, oli samping sering disebut sebagai "nyawa utama" dari mesin 2-tak.
Kesalahan dalam memilih oli samping bisa berujung fatal, mulai dari penumpukan kerak pada mekanisme Super KIPS hingga risiko piston macet (seize) atau yang populer dengan jargon 'Salam Rp5 Juta' untuk penggantian satu set blok mesin beserta isinya.
Baca Juga: Harga Pelumas Meroket, Tapi Jangan Tergiur dengan Oli Palsu Murah
Perhatikan Sertifikasi
Hal pertama yang perlu diperhatikan saat membeli oli samping adalah kode sertifikasinya. Pilih oli yang memiliki sertifikasi standar JASO FC atau JASO FD (standar Jepang) serta API TC,
kata Ari Yanto dari bengkel B.O.P, Tangerang Selatan.
Kode JASO FD menandakan bahwa oli tersebut memiliki tingkat pembersihan mesin yang sangat baik, proteksi gesekan tinggi pada suhu ekstrem, serta menghasilkan asap pembakaran yang sangat minim.
Semi-Synthetic atau Technosynthes memang cocok untuk penggunaan harian (stop and go) dan penggunaan standar. Harganya relatif terjangkau namun sudah sangat aman untuk menjaga komponen mesin tetap bersih.
Baca Juga: Fiat Topolino Sport Special Edition yang Gemas, Yuk Intip Galeri Fotonya
Pakai yang Paling Baik Kualitasnya
Full Synthetic atau Ester Based menurutnya sangat disarankan untuk penggunaan touring, mesin dengan kompresi tinggi, atau gaya berkendara performa tinggi. Oli full synthetic tahan terhadap suhu ekstrem sehingga film pelumasnya tidak mudah pecah saat mesin Ninja dipacu pada RPM tinggi.
Kalau saya pribadi lebih sarankan pilih oli samping yang bagus sekalian, karena motor 2-tak nyawanya ya ada di oli samping,
ujar Ari. "Oli samping yang baik menghasilkan asap yang minim, terutama saat mesin mencapai putaran tinggi, tetapi tetap mampu melindungi komponen dari gesekan," tutupnya.

