KabarOto.com - Sobat yang ketinggalan program mudik gratis, tak perlu bersedih. Masih ada beberapa alternatif cara untuk memboyong sepeda motor kesayangan, untuk digunakan berkeliling di kampung halaman masing-masing.
Selain dinilai lebih efisien bagi para pemudik, banyak juga yang memang menggunakan jasa ekspedisi pengiriman kendaraan untuk bertransaksi antara penjual dan pembeli dari luar daerah.
Bisnis ekspedisi yang menjamur memang memudahkan para pemilik kendaraan roda 2 untuk berkeliling di kota tujuan dengan motornya sendiri. Apalagi menjelang hari raya Idul Fitri, jelas jasa ini banyak dilirik karena kendaraan yang dikirim tujuannya digunakan untuk bersilaturahmi bersama sanak saudara di kampung halaman.
Baca Juga: Begini Harusnya Kondisi Sepeda Motor Saat Ditinggal Mudik
Nuranda selaku karyawan jasa ekspedisi PT Herona Express bilang, prioritas syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan pengiriman kendaraan roda 2 adalah keabsahan STNK dan BPKB juga tempat tujuan yang jelas.
"Pastinya harus ada surat-surat lengkap. Soalnya bakal diperiksa oleh pihak berwenang juga. Jadi, kami juga enggak mau ambil risiko dan akan menolak jika ada yang mau kirim motor tanpa surat," ujar Nur, panggilan akrabnya.
Baca Juga: Temani Lebaran, Posko Mudik Dunlop Tebar Promo Idul Fitri 2023 Hingga 47%

Ia juga bilang, kalau alamat tujuan dan nama penerima juga harus jelas. Namun, jika jaraknya terlalu jauh dengan kantor cabang kota tujuan, pemilik bisa memilih untuk mengambil sendiri atau dikirimkan dengan syarat penambahan waktu estimasi tiba.
"Nah, kalau masih dalam proses kredit, tetap harus ada surat keterangan dari pihak leasing terkait kalau motor itu masih belum lunas, jadi belum ada BPKB-nya," imbuhnya.
Soal harga, bervariatif tergantung jarak dan dimensi kendaraan yang dikirim, contohnya untuk tujuan Pamulang, Tangerang Selatan menuju Bojonegoro, Jawa Timur, pengirim dikenakan biaya sekitar Rp 920 ribu.