OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Kurangi Angka Kecelakaan Mobil oleh Perempuan Dengan 'Suzuki City Rally 2018'

Bimo Hariyadi - Senin, 30 April 2018
OtoNews Event

KabarOto.com - Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia merilis data angka kecelakaan mobil oleh kaum perempuan meningkat hingga 49,5%. Dari data itu muncul persepsi bahwa perempuan adalah pengemudi yang buruk.

Untuk membantu mengurangi angka kecelakaan mobil oleh kaum perempuan, PT Suzuki Indomobil Sales juga menggelar acara bertajuk “Suzuki City Rally 2018” bersama komunitas perempuan. Acara berbentuk edukasi ini menjelaskan betapa pentingnya menerapkan defensive driving.

Acara yang berisi talkshow ini dipandu oleh praktisi safety driving, Sony Susmana. Selain itu SIS juga menggelar rally keliling Jakarta dengan Suzuki Baleno dan Ertiga, kunjungan ke booth Suzuki, serta test drive All New Ertiga di area test drive IIMS 2018.

Baca Juga: Ssstt... Ini Rahasia All New Suzuki Ertiga Lebih Irit, Meski Bodi Lebih Besar

RyoheiUchiki, General Manager Strategic Planning Department, PT Suzuki Indomobil Sales menyatakan, kegiatan ini sebagai bentuk implementasi komitmen Suzuki untuk memberikan edukasi mengenai safety driving kepada masyarakat.

“Kali ini kami menyasar komunitas perempuan dengan mempertimbangkan besarnya persepsi masyarakat akan cara mengemudi perempuan yang tidak aman. Masyarakat tentu tidak dapat membatasi perempuan untuk beraktivitas, termasuk dalam mengemudikan kendaraan di kesehariannya, walaupun banyak persepsi negatif tentang cara mengemudi mereka.

Oleh karena itu menurutnya jalan terbaik adalah dengan mendukung aktivitas berkendara perempuan dengan memberikan edukasi tentang defensive driving yang dapat meningkatkan keselamatan, baik bagi pengendara perempuan dan pengguna jalan lainnya.

Dalam materinya, Sony Susmana menjelaskan bahwa dalam defensive driving ada sepuluh prinsip yang perlu diketahui oleh pengendara, yaitu membekali diri dengan pengetahuan tentang kendaraan, tahu dan patuhi aturan lalu lintas, selalu waspada, bersiap untuk menghadapi segala situasi, ambil keputusan yang tepat, terampil mengendalikan kendaraan, sabar, kooperatif, santun, dan hindari mentalitas “aku vs mereka” saat berada di jalan.

"Dengan mengetahui kesepuluh prinsip defensive driving, pengemudi akan lebih paham fungsifitur-fitur keselamatan yang ada pada kendaraan dan dapat menggunakan dengan semestinya," terangnya.

Kesepuluh prinsip defensive driving dapat diterapkan dengan menaati “golden rule”, dimana pengemudi harus waspada terhadap kecerobohan yang dilakukan oleh pengemudi lain dan menghindari amarah yang berlebihan saat menghadapi kecerobohan pengemudi lain. Maka dengan menaati “golden rule” tersebut, pengemudi dapat menciptakan situasi yang lebih aman, terhindari dari stres yang tidak perlu, merasa nyaman tiap kali melakukan hal yang benar, dan pada akhirnya ketiga hal tersebut akan memancarkan inner beauty pengendara.

Baca Artikel Asli