KabarOto.com - Leapmotor B10 akan menjadi salah satu sorotan dalam debutnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 (GIIAS). Di bawah naungan PT Indomobil National Distributor, Leapmotor tak cuma sekadar bawa produk, tapi juga langsung tancap gas dari sisi harga sampai distribusi.
Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw ungkap target Leapmotor di Indonesia bukan semata mengejar penjualan.
Fokus utama kami memperkenalkan dan membangun brand di Indonesia, bersama Stellantis selalu mendorong bukan volume number yang dikejar tapi customer experience, pelayanan, kualitas produk yang terbaik,
ungkap Tan kepada KabarOto di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Spesifikasi Leapmotor B10
Leapmotor B10 dibekali baterai berkapasitas 67,1 kWh yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga hingga 160 kW atau setara 214 dk, serta torsi 240 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang (RWD), yang memberikan karakter berkendara lebih dinamis.
Dalam kondisi baterai penuh, SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 516 km dalam sekali pengisian. Kemampuan pengisian dayanya juga tergolong kompetitif, di mana fast charging dari 30% ke 80% diklaim bisa dicapai dalam waktu sekitar 17 menit.
Baca Juga: Leapmotor Tebar 3 Model Baru, C10, C11, C16 Harga Mulai Rp330 Jutaan
Harga Leapmotor B10
Meski peluncuran resminya baru akan dilakukan di GIIAS 2026, Leapmotor B10 sudah bisa dipesan lebih dulu. Pre-order resmi dibuka sejak 1 Juli 2026, Menariknya lagi, unit untuk konsumen pertama dijanjikan mulai dikirim pada Agustus 2026.
Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor memberikan gambaran harga awal Leapmotor B10 sebelum peluncuran resminya.
Untuk harganya sendiri, untuk OTR Jabodetabek-nya, kita masih sesuai dengan gambaran di awal. Sebenarnya itu dibawah Rp500 juta,
kata Samuel saat dijumpai KabarOto.com.
Artinya, besar kemungkinan Leapmotor B10 akan bermain di kisaran Rp 400 jutaan sebuah positioning yang cukup agresif untuk mobil listrik di kelasnya.
Tapi perlu dicatat, Tan Kim Piauw jelaskan harga Leapmotor B10 memang belum ditetapkan. Ada beberapa faktor yang masih dipertimbangkan terutama soal kondisi ekonomi global.
Itu mungkin salah satu komponen yang membuat kita memang harus menunggu sampai GIIAS. Jadi, mata uang rupiah terhadap RMB maupun USD itu kan belum stabil. Kalau sekarang memang sudah ada penurunan penguatan sedikit rupiah, tapi secara total kan belum stabil. Jadi memang kita menunggu ini juga,
jelas Tan kepada KabarOto.
Dengan fluktuasi kurs yang masih naik turun, penentuan harga jadi tantangan tersendiri. Ini yang mendasari Indomobil belum umumkan harga Leapmotor B10 saat ini.
Baca Juga: Leapmotor B10 Terlihat Wara-wiri di Jakarta, Intip Spesifikasinya
Produksi Lokal Jadi Kunci
Satu hal penting yang bikin Leapmotor B10 semakin menarik adalah statusnya sebagai mobil produksi lokal.
Leapmotor B10 dirakit secara lokal dengan skema Completely Knocked Down (CKD) di fasilitas perakitan PT National Assemblers milik Indomobil Group. Fasilitas ini berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.
Produksi dalam negeri biasanya berdampak langsung ke harga yang lebih kompetitif, ketersediaan unit yang lebih cepat, dan potensi insentif dari pemerintah.