KabarOto.com - Liux, perusahaan asal Spanyol yang berfokus pada kendaraan listrik berkelanjutan, mempresentasikan proyek baru bernama Geko. Liux Geko merupakan mobil perkotaan berukuran kecil.
Panjangnya 2.700 mm dan lebar 1.500 mm, atau lebih panjang 290 mm dan 110 mm lebih lebar dari Citroen Ami, tetapi masih termasuk kendaraan mungil di jalan-jalan Eropa.
Secara desain, mobil listrik ini memiliki bentuk kotak dengan detail yang sporty, seperti bumper, roda berdiameter besar dan lampu LED tipis.
Baca Juga: Mobil Listrik Neta V Masuk Malaysia, Harga Rp328 Jutaan
Liux sengaja membiarkan prototipe ini tidak dicat untuk menampilkan pola tenunan gaya serat karbon. Proses produksi juga melibatkan banyak pencetakan 3D, yang menurut perusahaan mengurangi waktu pembuatan dan memangkas emisi CO2.
Mobil listrik mungil ini diklasifikasikan sebagai quadricycle berat L7e, yang berarti motor listriknya dipasang di belakang dan tenaganya dibatasi hingga 20 dk. Sesuai batasan segmen, EV berbobot 550 kg.
Salah satu fitur paling menonjol adalah paket baterai modular 13 kWh, yang memungkinkan jangkauan sekitar 150 km dan bisa didaur ulang untuk kemajuan teknologi di masa akan datang.
Baca Juga: Toyota Kembangkan Produk Gazoo Racing Menggunakan Basis Mobil Listrik BZ4X?
Melansir laman Liux, prototipe tersebut masih berbentuk gambar digital atau belum ada versi fisiknya. Perusahaan mengumumkan bahwa pengembangan Liux Geko belum akan diproduksi dalam waktu dekat. Karena masih dalam pertimbangan perusahaan.
Sebagai informasi, di Eropa tren mobil listrik berukuran kecil cukup populer. Pabrikan mobil terkenal sudah berencana untuk menghadirkan produk di segmen tersebut.
Ada Citroen Ami, Opel Rocks-e, dan Fiat Microlino yang merupakan produk kembar, dan segera diluncurkan. Sedangkan, Grup Renault juga tengah mempersiapan Mobilize Duo.