KabarOto.com - Dua pembalap papan atas MotoGP, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, kompak menyoroti pentingnya kesiapan sirkuit baru menyusul polemik yang muncul jelang rencana balapan di Brasil.
Keduanya sepakat bahwa standar keselamatan harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh dikompromikan, terutama untuk ajang sebesar MotoGP.
Isu ini bermula dari kekhawatiran sejumlah pembalap terhadap kondisi lintasan di Brasil yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar teknis.
Dalam konteks ini, peran Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas homologasi atau sertifikasi kelayakan sirkuit menjadi sorotan. Proses ini seharusnya menjamin bahwa setiap lintasan aman digunakan untuk balapan berkecepatan tinggi.
Marc Marquez Ingatkan Pemeriksaan Ketat Terkait Sirkuit
Marc Marquez menegaskan bahwa ia tetap percaya pada sistem yang dijalankan FIM, namun mengingatkan agar prosesnya benar-benar ketat.
"Saya percaya pada FIM, mereka tahu bagaimana cara memeriksa sirkuit," ujarnya.
Meski begitu, ia menekankan bahwa standar tersebut harus diterapkan tanpa kompromi agar tidak ada celah yang membahayakan pembalap.
Baca Juga: Pernyataan dari Direksi Balap setelah MotoGP Brasil
Francesco Bagnaia Tekankan Potensi Risiko
Sementara itu, Francesco Bagnaia mendorong langkah yang lebih konkret dengan mengusulkan tes wajib sebelum sirkuit baru dipakai balapan.
"Menurut saya, kami harus melakukan tes di setiap sirkuit baru sebelum balapan," katanya. Ia juga menambahkan bahwa evaluasi teknis saja tidak cukup tanpa pengalaman langsung di lintasan, karena banyak potensi risiko baru yang hanya bisa dirasakan saat motor benar-benar dikendarai.
Secara keseluruhan, kedua pembalap ini menyampaikan pesan yang sejalan, MotoGP tidak boleh menjadikan balapan sebagai ajang uji coba untuk sirkuit baru.
Baca Juga: Tak Peduli Hasil Balapan, Fabio Quartararo Girang Bisa Salip Marc Marquez
Standar keselamatan harus ditegakkan secara maksimal, baik melalui proses homologasi yang ketat maupun pengujian langsung di lintasan, demi menjaga keselamatan pembalap dan kualitas kompetisi.