KabarOto.com - Harapan Max Verstappen untuk meraih kemenangan di ajang Nurburgring 24 Hours harus kandas menjelang akhir balapan. Masalah teknis yang muncul saat waktu tersisa sedikit lebih dari tiga jam memaksa mobil yang ia dukung keluar dari persaingan papan atas.
Mobil Mercedes-AMG GT3 bernomor #3 yang dijalankan tim Winward Racing sebenarnya tampil kompetitif sejak awal. Sepanjang malam, mobil tersebut konsisten berada di barisan depan, bahkan sempat memimpin jalannya lomba.
Namun situasi berubah ketika pembalap Daniel Juncadella tiba-tiba masuk pit hanya tiga lap setelah memulai stint baru. Keputusan itu langsung memunculkan tanda tanya, mengingat sebelumnya mobil #3 mampu menyelesaikan stint hingga delapan lap secara normal.
Di pit, para mekanik segera melakukan pemeriksaan intensif, terutama di bagian kanan belakang mobil. Sejumlah kru bahkan terlihat masuk ke bawah mobil untuk mengecek kondisi komponen secara menyeluruh.
Saat mobil #3 mengalami kendala, mobil saudara mereka, Mercedes #80 dari tim yang sama, langsung mengambil alih posisi terdepan. Sementara itu, Lamborghini #84 milik Red Bull Team Abt yang memulai dari pole position naik ke posisi kedua.
Baca Juga: Carlos Sainz Menyelesaikan Putaran Pertama di Sirkuit Madring
Sepanjang balapan, mobil #3 memang sempat terlibat beberapa insiden. Pada lap pertama, Juncadella bersenggolan dengan Lamborghini #84 yang menyebabkan ban bocor dan membuat mobil tersebut tercecer. Selain itu, duel ketat dengan pembalap lain seperti Maro Engel juga sempat memicu kontak ringan di lintasan.
Awalnya, masalah pada mobil #3 diduga berasal dari kerusakan suspensi. Namun setelah pemeriksaan lebih lanjut, indikasi mengarah pada kerusakan poros penggerak. Gangguan tersebut diduga merupakan dampak akumulatif dari insiden-insiden sebelumnya selama hampir 21 jam balapan berlangsung.
Belakangan diketahui, Juncadella sempat menerima peringatan dari sistem ABS. Meski awalnya masih bisa dikendalikan, getaran yang muncul kemudian memperparah kondisi hingga merusak komponen penggerak.
Mobil sempat didorong kembali ke garasi, dan Juncadella tetap berada di dalam kokpit selama beberapa menit sebelum akhirnya keluar. Pihak tim melalui direktur pelaksana, Steve Buschmann, menyatakan bahwa mereka masih berupaya mencari solusi agar mobil dapat kembali ke lintasan.
Baca Juga: Subaru WRX NBR Challenge 2026 Siap Taklukkan Nurburgring 24 Hours
Meski demikian, peluang untuk meraih podium dipastikan telah hilang karena mobil tertinggal beberapa putaran. Sementara itu, tim memastikan tidak ada indikasi masalah serupa pada mobil #80 yang masih bertarung di posisi terdepan.
Balapan ketahanan seperti Nurburgring 24 Hours memang tak hanya menguji kecepatan, tetapi juga daya tahan dan konsistensi. Dalam kasus ini, Verstappen dan tim harus menerima kenyataan pahit bahwa masalah teknis di saat krusial bisa mengubah segalanya dalam sekejap.