KabarOto.com - Mazda kembali memberikan penyegaran untuk roadster ikoniknya, MX-5 Miata, di pasar Eropa. Menjadi model 2027, mobil terbaru ini mendapat peningkatan pada sektor performa, varian baru, dan penyempurnaan fitur.
Karena regulasi emisi yang kian ketat di benua biru, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut telah menyuntik mati varian mesin 2.000 cc. Sebagai gantinya, Mazda fokus pada pengembangan mesin Skyactiv-G 1.500 cc.
Baca Juga: Mazda Luncurkan Mobil Murah Rp138 Jutaan, Intip Spesifikasinya

Melalui rombakan kecil, mesin tersebut mendapat tambahan tenaga sebesar 4 dk, membuat total outputnya menjadi 134 dk dengan torsi maksimal 155 Nm. Tak hanya lebih bertenaga, Mazda juga menyetel ulang sistem pembuangan agar menghasilkan suara mesin lebih berkakter demi memperkuat impresi berkendara lincah dan responsif.
Di atas kertas, konsumsi bahan bakar berdasarkan pengujian WLTP menjadi lebih efisien, karena mencapai 6,1 liter per 100 km atau sekitar 16,3 km per liter, dengan kadar emisi CO2 139 g per km.
Untuk memberikan tampilan lebih segar tanpa mengubah guratan desain bodi utamanya, Mazda memperkenalkan pilihan warna baru bernama Zinc Green. Warna hijau ini juga turut diadopsi oleh CX-30.

Selain itu, diperkenalkan pula varian edisi spesial baru yang diberi nama Yakudo. Varian yang hanya tersedia untuk model atap kain (soft-top), tampil beda berkat aksen eksterior berwarna perak, kaliper rem berkelir senada, dan ruang interior yang dilapisi material Alcantara premium.
Varian Yakudo juga siap menemani trim yang sudah ada sebelumnya, yakni Kazari, yang fokus pada kemewahan, serta Homura yang berorientasi pada performa sport dengan bekal pelek RAYS 16 inci, rem Brembo, dan suspensi khusus dari Bilstein.
Baca Juga: Mazda 3 dapat Pembaruan Lampu Matrix LED dan i-Activsense

Masuk ke dalam kabin, tata letak interior masih mempertahankan pembaruan besar dari versi facelift tahun 2024, termasuk penggunaan layar pusat infotainment berukuran 8,8 inci. Namun dari segi keselamatan, Mazda menyematkan fitur Driver Attention Alert (DAA) sebagai standar bawaan untuk semua varian guna meminimalisir risiko kecelakaan akibat pengemudi mengantuk atau kehilangan fokus.
Proses perakitan untuk unit setir kiri (LHD) kabarnya sudah berjalan sejak Mei lalu, sementara untuk versi setir kanan (RHD) baru akan dimulai pada September mendatang. Pengiriman pertama ke tangan konsumen di Eropa dijadwalkan berlangsung September 2026.
Mengingat komitmen Mazda untuk mempertahankan eksistensi generasi ini hingga 2029, pencinta roadster murni masih memiliki waktu cukup lama sebelum suksesornya hadir. Generasi penerus MX-5 nantinya dirumorkan akan mengadopsi teknologi bantuan kelistrikan (hybrid assistance), namun tetap berkomitmen menjaga filosofi bobot kendaraan ringan.