OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Mengintip Lebih Dekat Persiapan dan Spek Mobil Julian Johan

Deni Ferlindungan - Kamis, 19 April 2018
OtoSport Internasional Nasional

KabarOto.com - Pereli Tanah Air, Julian Johan akan berkiprah di ajang balap Malaysian Rally Championship 2018. Pembalap yang akrab di sapa Jeje tersebut akan mengarungi 4 putaran reli menggunakan Proton Satrio Neo generasi terakhir, yang salah satu di antaranya masuk seri Asia Pacific Rally Championship (APRC).

Mobil berjenis hatchback tersebut akan menemani Julian Johan bersama co drivernya, Recky Rosanto mengarungi 4 putaran reli yang akan digelar pada 28-29 April, kemudian putaran kedua pada tanggal 20-22 Juli, lalu 6-7 Oktober, dan seri pamungkas akan berlangsung pada 15-16 Desember 2018 mendatang.

Baca juga: Beralih ke Rally, Julian Johan Siap Tapaki Balap Internasional

Meski telah malang melintang di dunia balap Tanah Air, khususnya di balap off-road. Namun Jeje mengaku bahwa dirinya saat ini masih membutuhkan persiapan serta penyesuaian lebih untuk dapat bersaing di ajang reli tersebut.

"Saya masih membutuhkan penyesuaian lagi untuk dapat bersaing di ajang reli. Karena tentunya sangat berbeda dengan balap off-road. Memang sama-sama di tanah, cuma biasanya menggunakan jip di tanah sekarang menggunakan mobil berjenis sedan," ujar Jeje saat berbincang dengan KabarOto, Selasa (18/4/2018).

Juliah Johan bersama Recky Rosanto
Julian Johan bersama Recky Rosanto

Selain itu, Jeje pun menambahkan "Kita kemarin sempat testing simulasi kejuaraan langsung, dan diikuti oleh banyak peserta. Dalam waktu dua hari pada tes kemarin saya bisa langsung mendapatkan feel-nya. Namun yang pasti masih butuh penyesuaian lagi," paparnya.

Julian pun menegaskan bahwa saat ini dirinya tengah berfokus kepada adaptasi mengemudikan mobil di medan reli. "Dari yang biasa megang jip ke sedan ngga bisa langsung 100%, yang pasti memang seru proses adaptasinya dan saya menikmati itu," imbuhnya.

Saat dikonfirmasi mengenai spesifikasi Proton Satria Neo yang ditungganginya, Jeje mengatakan bahwa mobil yang dikemudikannya tidaklah mengalami banyak ubahan. Seluruh spesifikasi yang digunakan sesuai dengan regulasi reli untuk kelas 1.600 cc front wheel drive.

"Secara spesifikasi enggak banyak ubahan dari versi standar, karena Proton Satria Neo standarnya itu sudah memiliki tenaga yang besar," katanya.

Justru yang berubah itu, tambah Jeje lebih ke arah kaki-kaki serta beberapa upgrade pada setingan mobil.

"Kalau ditanya upgrade, enggak banyak berubah seputar mesin. Karena memang sudah ada standar regulasinya, jadinya enggak bisa banyak merubah. Kita cuma upgrade ECU, diganti merek Haltech yang standalone, lalu camshaft juga sudah disesuaikan. Lainnya itu kita cuma gunakan Limited Slip Differential (LSD), untuk sokbreker pakai Ohlins, roll bar juga sudah yang standar FIA, sama beberapa yang berhubungan sama safety itu yang telah disesuaikan dengan regulasi internasional," paparnya.

Juliah Johan bersama Recky Rosanto
Julian Johan bersama Recky Rosanto

Jeje pun menjelaskan bahwa untuk persiapan yang dilakukannya bersama tim One Motorsport sendiri lebih kepada ketahanan mobil untuk dapat melahap medan yang panjang, agar mobil dapat bekerja maksimal.

"Kita bertarung di reli yang panjang, jadi yang justru dikejar itu endurance untuk menjaga mesin tidak overheat. Kompresi pun diusahakan untuk terus dalam batas normal. Jadi kita upayakan ketahanan mesin tetap terjaga untuk bisa menaklukkan ratusan kilometer dengan mesin yang aman," pungkasnya.

Julian Johan
Julian Johan

Sekadar informasi, dalam versi standar Proton Satria Neo dipersenjatai dengan mesin 1.6 Campro CPS. Mobil buatan Malaysia ini mampu menyemburkan tenaga 120 dk yang datang dari mesin 1.600 cc, 4 silinder yang terbilang besar untuk kelas compact hatchback.

Berdasarkan hasil pengujian tim KabarOto, Proton Satria Neo memiliki grafik tenaga cukup luwes, bahkan dari putaran rendah. Tidak seperti hatchback pada umumnya yang biasanya sudah berusaha dari bawah, sehingga kesan bertenaga sangat dirasakan.

Baca Artikel Asli