OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Merayakan 40 Tahun Citroen AX, Pelopor Mobil Perkotaan Efisien

Kusnadi Chahyono - Minggu, 20 September 2026
OtoNews Featured Mobil News

KabarOto.com — Pabrikan otomotif asal Prancis, Citroen, merayakan ulang tahun ke-40 dari salah satu model legendarisnya di segmen B, Citroen AX.

Diluncurkan pertama kali pada gelaran Paris Motor Show 1986, kehadiran AX menjadi tonggak sejarah penting yang kemudian diteruskan oleh Citroen Saxo pada tahun 1996, hingga kini dilanjutkan oleh kesuksesan Citroen C3 di pasar Eropa.

Perjalanan empat dekade ini membuktikan konsistensi Citroen dalam merancang kendaraan perkotaan yang ringkas, nyaman, serta terjangkau bagi masyarakat luas.

Baca Juga: Changan Nevo Q05 Ungkap Harga Terbaru, Usai Handover ke Konsumen

Kesuksesan formula tersebut terbukti hingga saat ini melalui Citroen C3 generasi keempat, yang mencatatkan penjualan sebagai mobil terlaris ketiga di Italia serta memimpin pangsa pasar kendaraan listrik di segmennya hingga 44,1 persen.

Citroen AX

Awal Mula Pengembangan dan Desain Efisien Proyek S9

Pengembangan Citroen AX dimulai sejak tahun 1981 melalui kode proyek "S9". Citroen merancang kendaraan ini untuk mengisi celah antara model 2CV dan Visa, dengan target menghadirkan mobil lima penumpang dalam panjang bodi hanya 3,5 meter.

Pengembangan AX juga mengadopsi hasil riset program "Eco 2000" yang berfokus pada efisiensi energi, pengurangan bobot kendaraan, dan optimalisasi konsumsi bahan bakar.

Hasilnya, Citroen AX tampil sebagai hatchback tiga pintu berpenggerak roda depan yang sangat ringan (bobot 640–695 kg) dengan desain aerodinamis modern. AX memiliki koefisien hambat udara ($C_x$) sebesar 0,31, jauh lebih efisien dibandingkan rata-rata mobil sekelasnya pada era 1980-an yang berkisar antara 0,45 hingga 0,55.

Proyek ini lahir untuk menjawab kebutuhan mobilitas modern yang ekonomis namun tetap menawarkan kenyamanan penuh. Tata letak mesin yang efisien memungkinkan ruang kabin menjadi lebih lapang bagi para penggunanya.

Citroen AX

Kampanye Ikonik dan Varian Performa Tinggi

Peluncuran Citroen AX diwarnai dengan kampanye media yang ikonis bertajuk "Révolutionnaire!". Salah satu aksi pemasaran paling terkenal terjadi pada tahun 1988 melalui Opération Dragon, di mana 140 pengemudi muda Eropa menempuh perjalanan sepanjang 4.500 km mengendarai Citroen AX dari Shenzhen hingga ke Beijing, melintasi Tembok Besar China.

Selain varian standar, Citroen juga menghadirkan versi performa tinggi seperti AX GT (mesin 1.360 cc bertenaga 85 TK) dan AX GTi (mesin 1.4 TU bertenaga 95 TK). Kepopuleran model sport ini bahkan melahirkan ajang kejuaraan balap reli khusus bertajuk AX CUP.

Citroen AX

Inovasi Mesin TU dan Suspensi Independen

Dari sektor teknis, Citroen AX memperkenalkan rangkaian mesin empat silinder TU baru yang dipasang secara melintang dengan tiga pilihan kapasitas: 954 cc (45 TK), 1.124 cc (55 TK), dan 1.360 cc (65 TK) yang dipadukan dengan transmisi manual 4-percepatan.

Sistem kaki-kakinya telah menggunakan suspensi independen di keempat roda dengan pegas ulir di bagian depan dan torsion bar di bagian belakang. Kombinasi bobot yang ringan dan sistem suspensi yang responsif memberikan pengendalian dinamis khas mobil Prancis.

Baca Juga: Mencoba Langsung Honda Prelude dengan Karakter Sport Car di Indonesia

Produksi Global dan Estafet Kepemimpinan ke Citroen C3

Produksi awal Citroen AX dimulai di pabrik bersejarah Aulnay-sous-Bois di Paris, sebelum akhirnya dipindahkan ke pabrik Vigo di Spanyol. Hingga masa purnabaktinya pada tahun 1998, AX telah diproduksi dalam jutaan unit sebelum posisinya digantikan secara resmi oleh Citroen Saxo.

Torehan manis tersebut kini diteruskan oleh Citroen C3. Sejak generasi pertamanya meluncur pada tahun 2002, C3 telah terjual lebih dari 5,6 juta unit secara global dan menjadi model paling sukses dalam sejarah merek Citroen.

Baca Artikel Asli