Mercedes-Benz NextGenH2 Truck Sudah ada Pesanan 100 Unit
KabarOto.com - Daimler Truck memperkenalkan Mercedes-Benz NextGenH2 Truck, sebuah langkah evolusi besar dalam transportasi logistik berbasis hidrogen. Truk bertenaga fuel cell ini dipersiapkan untuk masuk ke tahap produksi seri terbatas mulai akhir tahun 2026.
Direncanakan peluncuran sebanyak 100 unit untuk operasional pelanggan, truk ini menjadi bukti nyata komitmen Daimler Truck dalam menghadirkan solusi transportasi berkelanjutan yang mampu menandingi performa mesin diesel konvensional namun dengan emisi nol.
Keunggulan utama dari NextGenH2 Truck terletak adanya penggunaan hidrogen cair (liquid hydrogen) sebagai sumber energi utamanya. Pada suhu ekstrem -253 derajat Celsius, hidrogen cair memiliki kepadatan energi yang jauh lebih tinggi dibandingkan bentuk gas, sehingga memungkinkan penyimpanan bahan bakar yang lebih efisien.
Baca Juga: Volvo FH Aero Laris di Eropa Sepanjang Tahun 2025
Teknologi ini membuat truk mampu mencapai jarak tempuh luar biasa, yakni lebih dari 1.000 kilometer dalam satu kali pengisian tangki penuh, menjadikannya solusi ideal untuk kebutuhan angkutan logistik jarak jauh yang menuntut fleksibilitas tinggi.
NextGenH2 Truck tidak hanya mewarisi kekuatan dari generasi prototipe sebelumnya, tetapi juga mengintegrasikan komponen mutakhir dari truk listrik baterai Mercedes-Benz eActros 600.
Penggunaan e-axle terintegrasi, desain kabin ProCabin yang aerodinamis, hingga sistem bantuan keselamatan terbaru seperti Active Brake Assist 6, memberikan efisiensi operasional yang lebih baik.
Optimasi di struktur kabin saja mampu meningkatkan koefisien hambat udara hingga 9 persen, yang secara langsung berdampak positif terhadap konsumsi energi dan jangkauan berkendara.
Sektor dapur pacu truk ini mengandalkan sistem fuel cell BZA150 dari cellcentric, sebuah perusahaan patungan antara Daimler Truck dan Volvo Group.
Dua unit fuel cell bekerja secara sinkron menghasilkan daya total 300 kW, yang dipadukan dengan baterai lithium-iron-phosphate (LFP) sebagai penyangga energi. Sistem ini memungkinkan truk menghasilkan torsi instan yang kuat untuk melibas medan berat seperti tanjakan terjal, sambil tetap menjaga kenyamanan pengemudi dengan tingkat kebisingan kabin yang sangat rendah.
Inovasi menarik lainnya terdapat pada efisiensi pengisian bahan bakar yang menggunakan standar sLH2. Proses pengisian hidrogen cair ini dirancang agar semudah dan secepat mengisi solar, yakni hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 menit.
Baca Juga: Ini Cara Tim Mercedes-AMG Petronas F1 Tekan Emisi di Sektor Logistik
Selain itu, Daimler Truck berhasil memperpendek wheelbase menjadi 4.000 mm berkat penataan komponen yang lebih kompak di belakang kabin. Hal ini meningkatkan fleksibilitas kendaraan agar kompatibel dengan berbagai jenis trailer standar yang berlaku di wilayah Uni Eropa.
Pengembangan Mercedes-Benz NextGenH2 Truck juga didukung oleh pendanaan besar senilai €226 juta atau sekitar Rp3,8 triliun dari pemerintah federal Jerman. Melalui serangkaian uji coba ekstrem di pegunungan Alpen, truk ini telah terbukti tangguh beroperasi baik di musim dingin maupun musim panas.
Dengan target produksi massal secara penuh pada awal dekade 2030-an, NextGenH2 siap menjadi pilar utama dalam transformasi hijau industri otomotif global, membuktikan bahwa masa depan logistik ada di tangan teknologi hidrogen.
Baca Original Artikel