BMW X1 dan X2 Bersolek, Hadirkan Varian Hybrid Baru dan Performa Elektrik Lebih Efisien
BMW X1 (Foto: BMW)
KabarOto.com - Menyusul kesuksesan rekor penjualan di 2025, BMW Australia resmi mengumumkan pembaruan untuk crossover entry level mereka, BMW X1 dan BMW X2. Menjadi model 2026, fokus utama pembaruan ini adalah elektrifikasi lebih kuat dan peningkatan spesifikasi di seluruh varian.
Bintang utama dalam pengumuman ini adalah diperkenalkannya varian BMW X1 xDrive25e. Sebagai model Plug-in Hybrid (PHEV) entry-level, mobil ini menggabungkan efisiensi tinggi dengan performa khas BMW. Untuk mesin menggunakan 4 silinder, twin-turbo dengan kapasitas 2.000 cc.
Baca Juga: Jetour T2 Terbakar Setelah Ditabrak BMW dari Belakang, Ini Kata Pabrikan
Unit terbaru ini dibekali baterai lithium-ion generasi kelima berkapasitas 14,2 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 86 kilometer hanya dengan tenaga listrik (berdasarkan standar WLTP). Secara performa, kombinasi mesin bensin dan motor listrik menghasilkan tenaga gabungan 241 dk.
Pengisian daya juga semakin praktis dengan dukungan pengisian AC hingga 11 kW, yang memungkinkan baterai terisi penuh hanya dalam waktu 1 jam 45 menit. Selain itu, BMW juga meningkatkan efisiensi pada varian bermesin bensin. Untuk pertama kalinya, mesin tiga silinder pada X1 dan X2 akan mengadopsi teknologi mild-hybrid 48-volt.

Langkah ini diambil seiring dengan transisi seluruh mesin bensin X1 dan X2 ke konfigurasi emisi EU6e. Penyesuaian ini dilakukan untuk menyambut standar pengujian WLTP yang lebih ketat, memastikan kendaraan tetap ramah lingkungan tanpa mengorbankan kesenangan berkendara.
Untuk peminat mobil listrik murni, BMW menyematkan teknologi inverter Silicon Carbide (SiC) pada model iX1 dan iX2. Penggunaan material canggih ini diklaim mampu meningkatkan performa, densitas tenaga, serta mengoptimalkan jangkauan baterai.
Baca Juga: Bukan Sekadar Mobil Listrik, BMW iM3 Bakal Punya Suara Mesin M Legendaris
Namun, BMW melakukan penyederhanaan lini model elektriknya. Varian motor tunggal (eDrive20) akan dihapus, sehingga kini konsumen hanya memiliki pilihan varian xDrive30 yang menggunakan sistem penggerak semua roda (all-wheel drive) dengan motor ganda.
Pembaruan ini merupakan strategi BMW untuk mempertahankan posisinya sebagai merek premium nomor satu di Australia. Pada tahun 2025, BMW mencatatkan total pengiriman sebanyak 26.842 unit, di mana model X1 menjadi kontributor terbesar dengan pertumbuhan penjualan mencapai 17%.
Lini terbaru BMW X1 dan X2 2026 dijadwalkan mulai tersedia di jaringan diler resmi pada pertengahan tahun ini.
Tags:
#BMW X1 #BMW X2 #BMW X2 Terbaru