OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Mercedes-Benz Recall Mobil Listrik di Tiongkok, Berpotensi Terbakar

M. Sigit - Senin, 16 Februari 2026
OtoNews Mobil News Mercedes-Benz

KabarOto.com - Mercedes-Benz melakukan penarikan atau recall mobil listrik yang beredar di Tiongkok.

Penarikan mobil listrik Mercedes-Benz ini disebabkan oleh kerusakan pada baterai. Di mana, dalam kondisi terburuk dapat menyebabkan mobil terbakar.

Mitra Mercedes-Benz di Tiongkok, Beijing Benz melakukan penarikan terhadap 19.841 unit Mercedes-Benz EQA dan EQB. Unit mobil yang ditarik diproduksi antara 1 April 2021 hingga 12 Maret 2024.

Recall terhadap mobil listrik Mercedes-Benz ini juga sudah diumumkan di situs web Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar (SAMR) China. Penarikan ini akan dilakukan pada 25 Juni 2026.

Penyebab kerusakan disebabkan variasi dalam proses produksi baterai tegangan tinggi, keandalan baterai mobil listrik tersebut menurun.

Baca Juga: Mercedes Benz EQV, MPV Mewah Bermesin Listrik

Mercedes-Benz EQB

Penyebab Recall Mercedes-benz

Selain itu, pengontrol perangkat lunak dalam software battery management system (BMS) dapat menyebabkan sel baterai menanggung beban berlebihan.

"Hal ini meningkatkan risiko korsleting internal, yang berpotensi menyebabkan kebakaran kendaraan dan menimbulkan bahaya keselamatan," bunyi laporan tersebut.

Recall dilakukan di bawah investigasi cacat produk Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China. Beijing Benz akan mengganti baterai tegangan tinggi pada kendaraan terdampak.

Baca Juga: Carlex Design Ubah Tampilan Mercedes-Benz AMG G 63 Jadi Lebih Premium

Sebelum diperbaiki, Beijing Benz menghimbau pemilik mobil listrik terdampak untuk membatasi pengisian daya. Di mana, pengisian daya sebagaiknya diisi tidak lebih dari 80 persen dan disarankan mobil diparkir di luar ruangan.

Selain itu, penarikan ini merupakan perluasan yang diumumkan Mercedes-Benz pada 28 Maret 2025. Pabrikan sebelumnya mengumumkan recall Mercedes-Benz EQA dan EQB produksi Tiongkok sebanyak 12.308 unit.

Baca Artikel Asli