KabarOto.com - Mantan juara reli, Mohammed Ben Sulayem telah terpilih sebagai Presiden FIA. Ia mengalahkan kandidat lain, Graham Stoker. Ia nantinya akan menggantikan Jean Todt yang mundur setelah tiga periode.
Mohammed Ben Sulayem adalah Juara Reli Timur Tengah FIA 14 kali, setelah berkompetisi dari 1983-2002, dan telah memegang sejumlah peran di FIA. Ia sekarang akan memenuhi masa jabatan empat tahun sebagai kepala badan pengatur Formula 1.

Baca juga: Charles Leclerc Positif Covid-19
Pria asal Uni Emirat Arab memiliki pengalaman sebagai Wakil Presiden Olahraga dan Anggota Dewan Olahraga Motor Dunia (2008-2013, terpilih kembali pada 2017), pendiri wilayah FIA ACTAC (yang mencakup negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara), Wakil Presiden untuk Mobilitas dan Pariwisata Mobil (2013-2017), dan Anggota Komite Pengarah Dana Inovasi.
"Saya sangat terhormat telah terpilih sebagai Presiden FIA pada akhir Sidang Umum Tahunan di Paris hari ini. Saya berterima kasih kepada semua Klub Anggota atas penghargaan dan kepercayaan mereka. Saya mengucapkan selamat kepada Graham atas kampanyenya dan keterlibatannya dengan Federasi. Saya berkomitmen untuk membuat olahraga motor dan mengambil langkah lebih jauh ke depan," kata Mohammed Ben Sulayem.

Sementara Stoker sendiri adalah mantan steward F1 dan FIA, pemegang lisensi super dan Wakil Presiden FIA untuk Olahraga sejak 2009 yang juga memegang banyak peran lainnya. Mohammed Ben Sulayem menerima 61,62% suara dari Klub Anggota FIA dibandingkan dengan 36,62% Stoker, dengan 1,76% abstain.
Baca juga: Mercedes-AMG Petronas Tidak Melanjutkan Banding Atas Keputusan Di Abu Dhabi
Jean Todt meninggalkan perannya setelah tiga periode sebagai Presiden FIA, setelah terpilih pada 2009.
"Sebuah bab telah berakhir. Kami secara kolektif merasa puas dengan pencapaian kami dalam olahraga motor dan mobilitas yang aman dan berkelanjutan selama 12 tahun terakhir. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada tim saya, administrasi kami, dan semua Klub Anggota kami atas komitmen, antusiasme, dan ketahanan mereka yang tak tergoyahkan," kata Todt.

Ia pun mengucapkan selamat kepada Mohammed atas terpilihnya Mohammed Ben Sulayem sebagai Presiden FIA dan mendoakan yang terbaik untuknya, timnya, dan Federasi untuk tahun-tahun mendatang.

Stefano Domenicali, Presiden dan CEO Formula 1, juga mengucapkan selamat atas terpilihnya ketua baru FIA. Ia pun menegaskan jika Formula 1 dan FIA selalu bertekad untuk memastikan kesuksesan jangka panjang dari olahraga kami dan saya tahu ini akan berlanjut di bawah kepemimpinan barunya.
“Saya berharap dapat bekerja sama dengan Presiden baru dan timnya karena kami perlu menjaga momentum dan fokus pada masalah besar yang dihadapi olahraga ini. Saya juga ingin memuji Graham Stoker, komitmennya terhadap motorsport selalu sangat kuat dan saya yakin dia akan terus bekerja tanpa lelah untuk mendukung masa depan dan pertumbuhan olahraga kita," tutup Stefano Domenicali.