KabarOto.com - Mitsubishi resmi memperkenalkan versi penyegaran dari eK X EV, mobil listrik mungil kategori kei car yang menjadi salah satu andalan merek tersebut di pasar Jepang.
Facelift terbaru ini hadir dengan sejumlah pembaruan di tampilan eksterior, interior, serta fitur teknologi yang membuatnya semakin menarik bagi konsumen perkotaan.
Secara desain, Mitsubishi mempertahankan karakter SUV kompak yang menjadi identitas eK X EV. Namun, model facelift mendapatkan penyempurnaan pada bagian fascia depan, detail lampu, serta pilihan warna baru yang memberikan kesan lebih segar dan modern.
Baca Juga : Mitsubishi Fuso Rilis eCanter Baru, Truk Listrik Crane Pertama!
Di bagian kabin, Mitsubishi meningkatkan kualitas fitur konektivitas dan sistem infotainment. Layout interior tetap mengedepankan kepraktisan khas kei car, dengan ruang kabin yang lapang untuk ukuran kendaraan berdimensi kompak.
Panel instrumen digital dan layar infotainment yang mendukung berbagai informasi terkait kendaraan listrik juga tetap menjadi daya tarik utama model ini.
Untuk performa, eK X EV masih mengandalkan motor listrik bertenaga sekitar 63 dk yang dipadukan dengan baterai berkapasitas 20 kWh. Kombinasi tersebut mampu menghadirkan jarak tempuh sekitar 180 km dalam standar pengujian WLTC Jepang.

Baca Juga : Test Drive MG S5 EV Magnify Max, Sensasi Berkendara Khas Mobil Inggris Tetap Dipertahankan
Angka tersebut cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di area perkotaan. Selain itu, mobil ini juga mendukung pengisian cepat sehingga lebih praktis digunakan sehari-hari.
Mitsubishi menyebut penyegaran ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat posisinya di segmen kendaraan listrik kompak. eK X EV facelift diharapkan mampu mempertahankan popularitasnya sebagai salah satu pilihan EV perkotaan paling menarik di Jepang.
Urusan banderol, mobil listrik perkotaan ini ditawarkan ke dalam tiga varian utama dengan rentang harga yang bervariasi sesuai dengan kelengkapan fiturnya.
Varian dasar yang ramah komersial, yakni G Business Package, dipasarkan dengan harga 2.446.400 Yen (sekitar Rp243 jutaan). Sementara itu, untuk varian standar G dibanderol 2.662.000 Yen (sekitar Rp264 jutaan), dan varian tertinggi P dijual dengan harga 3.214.200 Yen (sekitar Rp319 jutaan).