KabarOto.com - Komitmen Nissan untuk mempercepat era elektrifikasi di segmen kendaraan komersial ringkas kian nyata. Melalui ajang ke-10 Philippine International Motor Show (PIMS), pabrikan otomotif raksasa asal Jepang ini resmi memperkenalkan Nissan Navara Pro Plug-in Hybrid.
Kehadiran pikap kabin ganda berbasis ramah lingkungan ini menegaskan bahwa pasar Filipina menjadi wilayah luar Tiongkok pertama yang mencicipi strategi ekspor global terbaru dari Nissan.
Langkah strategis ini menandai dimulainya babak baru bagi portofolio internasional Nissan lewat strategi bertajuk ‘From China’ export strategy. Navara Pro PHEV sendiri merupakan buah kerja sama erat antara Nissan dan mitra joint venture mereka di Tiongkok, Dongfeng.
Berbasis Dongfeng Z9
Secara teknis, mobil tangguh ini dibangun menggunakan basis Dongfeng Z9 yang telah meluncur lebih dulu di pasar domestik Tiongkok, namun disesuaikan kembali dengan standar global dan identitas kuat milik Nissan.
Chief Performance Officer Nissan, Guillaume Cartier, menjelaskan bahwa Tiongkok memegang peran ganda yang krusial bagi Nissan, baik sebagai pasar domestik yang kokoh maupun sebagai pusat kompetitif untuk pasar global.
"Kehadiran perdana lini elektrifikasi tangguh di luar Tiongkok ini menjadi bukti kecepatan Nissan dalam merespons kebutuhan konsumen global yang kian beragam," ujar Guillaume Cartier.
Pihaknya mengaku sangat antusias membawa momentum positif ini ke tengah-tengah masyarakat Filipina.
Berbeda dengan pikap kabin ganda konvensional di kelasnya yang masih mengandalkan mesin diesel berkapasitas besar, Nissan Navara Pro PHEV atau yang di beberapa pasar dikenal sebagai Frontier Pro PHEV membawa spesifikasi yang sangat progresif.
Sektor dapur pacunya memadukan mesin bensin 4-silinder 1.500 cc Turbocharged dengan motor listrik performa tinggi. Sinergi keduanya mampu memuntahkan tenaga gabungan fantastis hingga 402 dk dan torsi melimpah mencapai 800 Nm.
Kendati berstatus sebagai kendaraan pengangkut beban berat, efisiensi dan kemampuan jelajahnya tidak main-main. Pikap kabin ganda ini diklaim mampu melaju menggunakan mode elektrik murni (EV Mode) hingga sejauh 135 km.
Electro-mechanical Rear Differential Lock
Guna menunjang ketangguhannya di medan berat, Nissan menyematkan sistem penggerak roda Intelligent All-Wheel Drive (AWD) yang dipadukan dengan pengunci diferensial belakang elektromekanis (electro-mechanical rear differential lock).
Di pasar global, kehadiran Nissan Navara Pro PHEV ini diposisikan sebagai penantang serius bagi rival senegaranya, BYD Shark 6, yang juga tengah gencar berekspansi.
Lewat modal tenaga buas 402 dk serta warisan ketangguhan sasis 4x4 khas Nissan, mobil ini siap membuktikan kepada dunia bahwa kendaraan elektrifikasi tidak hanya ramah lingkungan dan efisien, melainkan juga memiliki performa dan durabilitas yang jauh melampaui mesin bensin atau diesel tradisional.