Pemula Masuk, Ini Istilah yang Sering didengar di Balap MotoGP
KabarOto.com - Penggemar dunia balap MotoGP mungkin sudah paham istilah-istilah yang kerap digunakan pada kejuaraan balap para raja itu. Namun, bagi fans pemula, mungkin ada yang kesulitan memahami istilah yang sering digunakan di ajang motorsport roda dua tersebut.
Paddock
Paddock merupakan istilah yang diserap dari Bahasa Inggris. Istilah satu ini lekat artinya dengan olahraga pacuan kuda. Dalam olahraga itu, paddock berarti tempat berumput atau berpagar untuk menaruh kuda. Istilah itu lantas diserap ke ajang MotoGP karena motor sering disebut kuda besi. Jadi, paddock berarti tempat untuk memarkir motor.
Braking point
Istilah braking point dalam MotoGP berarti titik pengereman. Setiap pembalap memiliki titik pengereman masing-masing di tikungan. Namun, area pengereman biasanya ditandai dengan papan bertuliskan 150, 100, dan 50, di pinggir lintasan. Angka-angka itu berarti 150 meter lagi menuju tikungan. Pembalap biasanya akan bersiap-siap melakukan pengereman ketika melihat papan tersebut. Bahkan, papan itu juga bisa jadi patokan titik pengereman.
Baca Juga: Walter Rohrl, Pembalap Maestro Kontroversial Sekaligus Murah Hati

Late/Early Braking
Late breaking (pengereman telat) atau early breaking adalah manuver pembalap untuk menyalip lawan. Masing-masing tentu punya keuntungan dan kerugian. Early breaking artinya mengerem lebih awal dan mengutamakan momentum membuka gas di tikungan. Sedangkan late breaking adalah manuver agresif dengan mengerem selambat mungkin untuk menyusul sebelum masuk tikungan.
Entry/Exit Corner
Entry dan Exit Corner secara harafiah berarti titik masuk dan keluar tikungan. Titik masuk tikungan bisa dilihat dari kapan motor diajak membelok. Sementara titik keluar, bisa terlihat dari kapan pembalap membuka throttle-nya lagi.
Apex dan Kerb
Apex adalah titik terujung dari tikungan atau bisa disebut pula titik keluar tikungan. Ketika mendekati apex, pembalap bersiap menarik gas atau berakselerasi dengan cepat demi mendapat momentum.
Sedangkan kerb, adalah pinggiran lintasan yang biasanya berbentuk bergerigi. Di balap mobil, kerb bisa membantu untuk melibas tikungan sekencang mungkin. Sedangkan di balap motor, kerb lebih berfungsi sebagai penanda sisi luar tikungan.
Baca Juga: Henri Toivonen, Pembalap 'Korban' Keganasan Rally Group B

High side/Low side
Istilah high side/low side adalah untuk menggambarkan kecelakaan yang dialami pembalap motor. High side berarti pembalap terlempar dari motornya sebelum terjatuh.
Sedangkan low side, bisa berarti pembalap terjatuh bersama motor. Biasanya dalam kondisi low side, pembalap akan ikut terseret bersama motornya.
Grip
Istilah grip adalah untuk daya cengkeram ban. Aspek yang satu ini sangat penting untuk mendapat perasaan yang bagus saat membalap. Semakin besar grip, maka pembalap bisa semakin kencang memacu motor. Jika kehilangan grip, maka pembalap pasti terjatuh, entah low atau high side.
Homologasi
Istilah homologasi berarti pengesahan yang dilakukan oleh FIM maupun Dorna Sports. Homologasi ini meliputi berbagai aspek sesuai standar. Sirkuit dan motor adalah dua hal yang paling sering menjalani proses homologasi.
Pit Lane/Pit Box
Pit lane secara harafiah berarti jalur pit. Jalur ini dilewati ketika pembalap memasuki atau keluar lintasan untuk menuju paddock. Sedangkan pit box, adalah area garasi sementara dan terdapat di paddock.
Pit Limiter
Pit limiter adalah istilah untuk pembatasan kecepatan di jalur pit. Biasanya, kecepatan di pit dibatasi pada 60-80 kpj. Hal itu untuk menjamin keamanan mereka yang bertugas di pit, baik itu kru tim, maupun panitia balapan, serta si pembalap sendiri.
Baca Original Artikel