OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Pencapaian Audi Revolut F1 Raih Poin Perdana di F1 Australia 2026

Kusnadi Chahyono - Selasa, 10 Maret 2026
OtoSport Formula One

KabarOto.com - Gelaran pembuka Formula 1 musim 2026 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, alias F1 Australia 2026, pada hari Minggu (8/3) menjadi momen bersejarah bagi dunia otomotif. Audi Revolut F1 Team resmi melakoni debutnya di kasta tertinggi balap mobil dunia dengan hasil yang cukup menjanjikan.

Meski balapan diwarnai drama dan pergantian regulasi teknis yang masif, pabrikan asal Jerman ini berhasil membawa pulang poin perdana mereka melalui performa solid pembalap muda Brasil, Gabriel Bortoleto, yang menyentuh garis finis di posisi kesembilan.

Keberhasilan meraih poin di penampilan perdana merupakan pencapaian signifikan bagi tim yang baru saja mengambil alih operasional Sauber tersebut. Gabriel Bortoleto menunjukkan kematangan luar biasa dengan menjaga ritme balap yang konsisten di tengah persaingan ketat lini tengah.

Baca Juga: Aksi Gila Max Verstappen di F1 Australia 2026: Start Posisi 20 ke Finis Posisi 6!

Bortoleto sempat terlibat aksi saling salip

Mengawali balapan dari posisi ke-10, Bortoleto sempat terlibat aksi saling salip yang sengit sebelum akhirnya mengamankan dua poin berharga bagi tim. Hasil ini menjadi bukti awal bahwa unit daya (power unit) hasil pengembangan Audi mampu bersaing kompetitif di lintasan yang menuntut ketahanan tinggi seperti Melbourne.

Namun, kegembiraan tim sedikit terganggu oleh nasib kurang beruntung yang dialami pembalap veteran Nico Hulkenberg. Pembalap asal Jerman tersebut gagal melakukan start (DNS) akibat kendala teknis pada sistem telemetri sesaat sebelum putaran formasi dimulai.

Meskipun mekanik telah berupaya keras membawa mobil kembali ke pit lane, masalah tersebut tidak dapat teratasi tepat waktu. Kegagalan ini menjadi catatan evaluasi penting bagi tim, mengingat Hulkenberg memiliki kecepatan yang sangat baik selama sesi kualifikasi dengan menempati urutan ke-11.

Jonathan Wheatley, selaku Team Principal Audi Revolut F1 Team, memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras seluruh kru di tengah emosi yang campur aduk.

"Meninggalkan Grand Prix pertama kami dengan poin di papan klasemen adalah cara yang fantastis untuk memulai perjalanan ini. Gabi (Bortoleto) memberikan performa yang sangat dewasa dan tenang dari awal hingga akhir," ujar Wheatley.

Di sisi lain, dirinya turut kecewa melihat Nico tidak bisa memulai balapan.

"Namun kami akan memastikan masalah teknis ini segera teratasi sebelum balapan berikutnya di China," ungkap Wheatley dengan penuh optimisme.

Gabriel Bortoleto dan Nico Hulkenberg mengikuti parade keliling sirkuit jelang balap F1 Australia 2026

Bagi Gabriel Bortoleto, hasil posisi 9 ini terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan, terutama karena diraih pada balapan pertama era baru Audi di F1.

"Menyelesaikan balapan dengan poin di ajang pertama kami sebagai Audi dan menuliskan bagian dari sejarah motorsport adalah sesuatu yang bisa dibanggakan oleh seluruh tim. Mobil dan unit daya berjalan sangat andal bagi saya sepanjang hari, yang merupakan imbalan besar atas upaya luar biasa selama musim dingin," tutur pembalap yang mengidolakan Ayrton Senna tersebut.

Baca Juga: Alami Insiden di F1 Australia 2026, Oscar Piastri Gagal Start!

Sementara itu, Hulkenberg tetap bersikap profesional dan fokus pada potensi mobil yang dianggapnya cukup menjanjikan untuk seri-seri mendatang.

Secara keseluruhan, F1 Australia 2026 didominasi oleh keperkasaan tim Mercedes yang mengamankan podium satu-dua lewat George Russell dan debutan Kimi Antonelli.

Meskipun podium masih menjadi milik tim-tim mapan, kehadiran Audi Revolut F1 Team sebagai kontestan baru memberikan warna segar dalam peta persaingan.

Fokus tim kini beralih pada pengumpulan data dari hasil balapan perdana ini guna meningkatkan keandalan sistem di kedua mobil agar kedua pembalap mereka dapat bersaing di zona poin pada seri selanjutnya.

Baca Artikel Asli