OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

PEVS 2026 Dorong Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik di Indonesia

Pradia Eggi - Jumat, 22 Mei 2026
OtoNews News

KabarOto.com - Industri kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Perkembangannya kini tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga mengarah pada terbentuknya ekosistem mobilitas yang lebih praktis, efisien, dan ramah lingkungan.

Seiring dengan tren tersebut, berbagai produsen otomotif berlomba menghadirkan inovasi berbasis energi bersih. Hal ini menjadi bagian dari transformasi besar dalam industri transportasi global, termasuk di Indonesia.

Perkembangan Teknologi EV, Tak Lagi Sekadar Listrik Murni

Saat ini, terdapat berbagai jenis teknologi kendaraan listrik yang mulai banyak digunakan. Di antaranya Battery Electric Vehicle (BEV) atau kendaraan listrik murni, Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, serta Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang dapat diisi ulang melalui sumber listrik eksternal.

Selain pameran dan diskusi, PEVS 2026 juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Selain itu, ada juga Range Extended Electric Vehicle (REEV) yang memanfaatkan mesin bensin sebagai generator untuk mengisi daya baterai, hingga teknologi berbasis hidrogen seperti Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) yang mulai dikembangkan sebagai solusi masa depan.

Baca Juga: PEVS 2026 Siap Digelar, Bakal Tampilkan Teknologi EV hingga Solar Panel

EV Merambah Udara dan Laut

Menariknya, penggunaan teknologi tersebut kini tidak hanya terbatas pada kendaraan darat. Inovasi kendaraan listrik juga mulai merambah sektor transportasi udara dan perairan, menandai perluasan ekosistem energi baru di berbagai lini mobilitas.

Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko mengatakan, situasi geopolitik dunia saat ini menuntut terobosan yang dilakukan seperti penyelenggaraan PEVS 2026.

PEVS berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Harapannya penyelenggaraan PEVS 2026 bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan industri EV, dan menjadi wadah strategis bagi pelaku industri dengan menghadirkan ekosistem Business to Business (B2B), Business to Consumer (B2C), dan Business to Government (B2G).

Ke depan, tema ini menjadi tujuan bersama. Bagaimana kita bermobilitas dengan cara efisien dan bersih tidak bisa lagi diabaikan. Apalagi di tengah situasi geopolitik di mana harga minyak tidak bisa lagi dikendalikan. Pilihan kita berdiam diri atau menciptakan terobosan. Penyelenggaraan PEVS adalah salah satu terobosan yang dilakukan,

ucapnya dalam acara Launching PEVS 2026 yang dihadiri KabarOto.com di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Dengan kondisi global yang semakin dinamis, kendaraan listrik dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus menekan emisi.

Baca Juga: Mirip Bajaj Tapi Listrik, Kendaraan Unik Huaihai Ini Mejeng di PEVS 2025

Perkembangan ini juga membuka peluang besar bagi industri otomotif nasional untuk terus beradaptasi dan berkembang dalam era elektrifikasi.

Baca Artikel Asli