Proton e.MAS 7 Raih Skor Tinggi Uji Tabrak ASEAN NCAP

Pradia Eggi Jumat, 20 Desember 2024

KabarOto.com - Proton resmi meluncurkan dua model kendaraan listriknya, e.MAS 7 Prime dan e.MAS 7 Premiumdi Malaysia, Senin (16/12/2024). Langkah ini menandai debut Proton di pasar kendaraan listrik. Kendaraan listrik asal Malaysia ini mencetak skor luar biasa dengan predikat bintang lima dalam uji tabrak ASEAN NCAP.

EV terbaru Proton diuji berdasarkan protokol ASEAN NCAP 2021–2025, yang menilai empat aspek utama yakni Perlindungan Penumpang Dewasa (AOP) dengan bobot maksimal 40 poin, Perlindungan Penumpang Anak (COP), Bantuan Keselamatan (SA), dan Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS), masing-masing dengan bobot maksimal 20 poin.

Hasil Uji Tabrak ASEAN NCAP Proton e.MAS 7

Hasil pengujian menunjukkan Proton e.MAS 7 unggul dengan skor AOP 39,00 poin, COP 17,32 poin, SA 20,00 poin, MS 16,21 poin. Dengan total skor 92,57 dari 100, membuat Proton e.MAS 7 menjadi kendaraan dengan peringkat tertinggi dalam pengujian ASEAN NCAP tahun ini.

Angka tersebut mengungguli kompetitor seperti Chery Omoda 5 (88,64), GAC Emzoom (88,39), Honda Accord (87,44), dan Mitsubishi Xforce (79,15). Sebaliknya, Neta V hanya meraih skor rendah, yakni 28,55 poin, dan diberi peringkat Bintang Nol.

Baca Juga: Mobil Listrik Neta V Dapat Nilai Nol dari ASEAN NCAP, Ini Penjelasan Neta Auto Indonesia

Prestasi Proton e.MAS 7 berkat dibekalinya teknologi canggih, termasuk Advanced Driver Assistance System (ADAS) sebagai fitur standar untuk semua varian, bukan hanya untuk spesifikasi tertinggi. Fitur keselamatan lainnya meliputi enam kantung udara, termasuk airbag tirai untuk perlindungan penumpang depan dan belakang, kamera pandangan 360 derajat untuk visibilitas optimal, penahan otomatis (auto hold) untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan.

Spesifikasi Proton e.MAS 7 Prime dan e.MAS 7 Premium

Sebelum diluncurkan, Proton e.MAS 7 telah melalui serangkaian uji coba intensif di Malaysia, meliputi jarak tempuh sejauh 4.000 km, untuk menjamin keandalan serta performanya.

Kendaraan ini menggunakan Sistem Penggerak Listrik 12-in-1 yang klaimnya mampu menghasilkan daya sebesar 160 kW, sehingga dapat melaju dari 0 hingga 100 kpj dalam waktu 6,9 detik dan mencapai kecepatan maksimum hingga 175 kpj.

Kedua varian dilengkapi dengan pengisi daya AC tiga fase berdaya 11 kW yang terintegrasi, serta mendukung pengisian cepat DC 80 kW, memungkinkan pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam 20 menit.

Baca Juga: Proton Gandeng Geely Hadirkan Mobil Listrik eMas 7

Bagi konsumen yang memprioritaskan jarak tempuh, e.MAS 7 Premium menawarkan baterai berkapasitas 60,22 kWh dengan jangkauan hingga 410 km berdasarkan standar WLTP, sedangkan model Prime memiliki baterai 49,52 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 345 km.

Proton e.MAS 7 prime dibanderol seharga RM109.800 setara Rp396 jutaan dan varian premium RM123.800 setara Rp446 jutaan.

Baca Juga: Kenali 9 Fitur Keamanan ADAS di NETA V-II

Bagikan

Baca Original Artikel

BERITA TERKAIT