Test Drive XPeng G6 Pro, Desain Futuristik Harga Rp500 Jutaan

Alif Al Tsaqif Rabu, 21 Januari 2026

KabarOto.com – XPeng G6 Pro menjadi salah satu SUV listrik asal Tiongkok yang paling menarik perhatian di pasar Indonesia. Mengusung desain futuristik, performa bertenaga, serta teknologi canggih, model ini memposisikan diri sebagai pesaing langsung BYD Sealion 7 di segmen SUV listrik menengah.

Di Indonesia, XPeng G6 dipasarkan dalam dua varian. RWD Standard Range ditawarkan dengan harga Rp599 juta, sementara varian RWD Long Range atau XPeng G6 Pro dijual Rp619 juta (on the road Jakarta).

Baca Juga: Profil XPeng G6 Pro, SUV Berbasis Kecerdasan AI Penuhi Kebutuhan Mobilitas Masa Kini

Bagian belakang Xpeng G6 Pro

Pada tahap awal kehadiran di Tanah Air, XPeng G6 masih berstatus CBU melalui varian Standard Range. Kini, varian Long Range atau G6 Pro telah dirakit secara CKD di Indonesia sejak November 2025.

Kapasitas Baterai Besar dan Performa Tangguh

XPeng G6 Standard Range dibekali baterai berkapasitas 66 kWh yang menghasilkan tenaga 258 dk dan torsi 440 Nm, dengan jarak tempuh hingga 435 km. Sementara itu, varian Long Range atau G6 Pro menggunakan baterai 80,8 kWh dengan output tenaga 292 dk dan torsi 440 Nm, serta klaim jarak tempuh mencapai 525 km.

Baca Juga: Perakitan Lokal Xpeng G6 Masih Tunggu Keputusan, X9 Lebih Dulu

Xpeng G6 Pro menggunakan baterai 80,8 kWh yang disambungkan ke roda belakang

Kedua varian sudah mendukung teknologi fast charging, yang memungkinkan pengisian daya dari 10 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit.

KabarOto.com mendapat kesempatan menguji mobil listrik ini. Dari sisi performa, akselerasi XPeng G6 Pro tergolong impresif. Dalam mode Sport, SUV listrik ini mampu berakselerasi dari 0–100 kpj hanya dalam 6,2 detik, berkat kehadiran fitur launch mode yang menyajikan torsi maksimal sejak putaran awal.

Suspensi Nyaman Namun Tetap Stabil

Untuk menunjang karakter berkendara, XPeng G6 Pro menggunakan suspensi full independent, dengan konfigurasi Double Wishbone di bagian depan dan Five Link di belakang. Setelan suspensinya terasa empuk namun tetap matang, menyerupai karakter SUV Eropa. Saat melintasi jalan bergelombang, bantingan masih terasa, namun tetap berada dalam batas kenyamanan.

Baca Juga: Xpeng P7+ 2026 Resmi Meluncur, Jarak Tempuh Tembus 1.550 Km

Interior Xpeng G6 Pro

Pada kecepatan tinggi, stabilitas kendaraan terjaga dengan baik dan body roll minim. Bahkan saat diajak bermanuver agresif, respon kemudi terasa direct dan presisi. Karakter ini turut didukung penggunaan pelek 20 inci serta ground clearance yang relatif rendah, yakni 160 mm.

Fitur ADAS yang Sangat Komprehensif

XPeng G6 Pro dibekali paket Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang tergolong paling lengkap di kelasnya. Model ini mengusung sistem XPILOT dengan sekitar 20 fitur ADAS utama, yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan sekaligus kenyamanan berkendara.

Fitur bantuan berkendara meliputi Adaptive Cruise Control, Lane Centering Control, hingga Active Lane Change yang memungkinkan kendaraan berpindah jalur secara otomatis dengan tetap berada dalam pengawasan pengemudi. Dari sisi keselamatan aktif, tersedia Forward Collision Warning, Autonomous Emergency Braking, Blind Spot Detection, Rear Cross Traffic Alert, Rear Collision Warning, serta Door Open Warning.

Baca Juga: Model Terbaru XPeng P7+ Ditawarkan dalam Versi BEV dan EREV

Xpeng G6 Pro dibekali 10 kamera yang menampilkan fitur kamera 540 derajat

XPeng G6 Pro juga dilengkapi teknologi parkir pintar seperti Auto Parking Assist, Remote Parking Assist, dan Remote Vehicle Summon, serta Driver Status Monitoring untuk memantau tingkat kewaspadaan pengemudi. Seluruh sistem ini didukung oleh kombinasi kamera, radar gelombang milimeter, dan sensor ultrasonik, menjadikan G6 Pro sebagai SUV listrik dengan standar keselamatan aktif yang sangat tinggi.

Kenyamanan Pengemudi Jadi Prioritas

Selama pengujian, XPeng G6 Pro memberikan pengalaman berkendara yang sangat memanjakan pengemudi. Tidak hanya kenyamanan suspensi, tetapi juga lewat beragam fitur yang menunjang perjalanan jarak jauh.

Jok depan sudah dilengkapi pengaturan elektrik, lumbar support, fitur pijat dengan beberapa mode, serta ventilasi kursi yang sangat membantu saat berkendara di cuaca panas. Setir dapat diatur tilt dan teleskopik, serta dilengkapi fitur pemanas untuk meningkatkan kenyamanan.

Baca Juga: Mobil Terbang XPeng AeroHT X2 Mejeng di GIIAS 2025, Bisa Beroperasi Secara Otonom

Jok mobil ini sudah dibekali fitur kursi pijat dan pendingin kursi

Fitur kamera 540 derajat dengan resolusi tinggi juga menjadi nilai tambah, baik saat siang maupun malam hari. Selain itu, Auto Parking Assist memungkinkan mobil melakukan parkir secara otomatis dengan halus. XPeng G6 Pro turut dibekali fitur Reverse Assist, yang membantu kendaraan mundur secara otomatis hingga 100 meter mengikuti jalur sebelumnya, sangat berguna saat harus keluar dari area sempit.

Konsumsi Listrik Efisien

Meski digunakan dengan gaya berkendara agresif dan kerap dipacu pada kecepatan tinggi di jalan tol, konsumsi listrik XPeng G6 Pro tetap tergolong efisien. Dalam pengujian dengan rute sejauh 101 km dari Lebak Bulus – Tol Jakarta–Serpong – Tol Balaraja – BSD – Pagedangan – Gading Serpong – Ciputat, kapasitas baterai turun dari 100 persen menjadi 81 persen.

Baca Juga: Xpeng X9 Hybrid akan Meluncur, Usung Baterai Besar Khas EV untuk Jarak Tempuh Ekstra

Konsumsi listrik Xpeng G6 tergolong irit

Artinya, XPeng G6 Pro mengonsumsi sekitar 15,35 kWh energi listrik, dengan efisiensi rata-rata di kisaran 6,6 km per kWh, sebuah cukup efisien untuk SUV listrik berperforma tinggi.

Spesifikasi Xpeng G6 Pro

Properti Xpeng Indonesia
Model Xpeng G6 Pro
Harga Rp 619.000.000 (OTR Jakarta)
Dimensi Panjang 4,753 mm, lebar 1,920 mm, tinggi 1,650 mm
Sumbu Roda 2,890 mm
Ground Clearance 160 mm
Kapasitas Baterai 80,8 kWh
Tenaga 292 dk
Torsi 440 Nm
Jarak Tempuh 525 Km
Transmisi Otomatis
Suspensi Double Wishbone (depan) & Five Link (belakang)
Pelek & Ban 20 inci, 255/45 R20
0-100 kpj 6,2 detik
Konsumsi Listrik 6,6 Km/kWh
Rute Pengujian Lebak Bulus – Tol Jakarta–Serpong – Tol Balaraja – BSD – Pagedangan – Gading Serpong – Ciputat (101 Km)

Bagikan

Baca Original Artikel