KabarOto.com - Tim Cadillac Formula 1 dikabarkan tengah menjadi incaran sejumlah investor setelah pemilik mayoritasnya, Mark Walter melalui TWG Global, disebut sedang mempertimbangkan untuk melepas kepemilikan tim tersebut. Nilai yang ditawarkan tidak main-main, yakni mencapai US$3 miliar atau sekitar Rp54 triliun.
Nilai penawaran tersebut terbilang tinggi, tetapi masih sejalan dengan meningkatnya valuasi tim Formula 1. Berdasarkan data Sportico, rata-rata nilai 10 tim F1 mencapai US$3,42 miliar pada tahun sebelumnya.
Baca Juga : Test Drive MG ZS Hybrid+ Jakarta–Jogja, Seberapa Irit?
Tujuh Pihak Siap Mengakuisisi
Mengutip laporan Sportico, setidaknya tujuh pihak dikabarkan tertarik untuk mengakuisisi tim asal Amerika Serikat tersebut. Salah satu calon pembeli yang sedang menjajaki peluang adalah Fenway Sports Group (FSG), perusahaan yang memiliki klub sepak bola Liverpool dan Boston Red Sox.
Meski demikian, belum ada kesepakatan transaksi maupun pengumuman resmi mengenai penjualan tersebut. TWG Global juga belum mengonfirmasi secara terbuka bahwa mereka telah memutuskan untuk melepas kepemilikannya di Cadillac F1.

Dijual Demi Penataan Ulang Investasi
Kabar ini cukup mengejutkan karena pada Agustus 2026, TWG sebelumnya menyatakan tidak memiliki rencana untuk menjual sahamnya di tim Cadillac, maupun unit bisnis motorsport lainnya. Namun, situasi bisnis Mark Walter belakangan ini disebut mendorong penataan ulang portofolio investasinya.
Sebelumnya, Walter telah melepas kepemilikan sahamnya di klub sepak bola Chelsea dan Los Angeles Lakers. Ia juga dikabarkan sedang mencari pembeli untuk tim basket putri Los Angeles Sparks. Langkah tersebut berkaitan dengan upaya perusahaan untuk meningkatkan likuiditas.
Baca Juga : Denza N9 EV Pakai 3 Motor Listrik Performa Tinggi, Tenaganya Buas 1.194 Dk
Masih Berjuang di F1
Di sisi lain, perjalanan Cadillac di musim debut Formula 1 2026 belum berjalan mulus. Sebagai tim ke-11 yang bergabung dalam grid F1, Cadillac masih berjuang mengejar ketertinggalan dari para pesaingnya dan belum menunjukkan performa kompetitif.
Jika transaksi ini benar-benar terwujud, perubahan kepemilikan Cadillac berpotensi menjadi salah satu kesepakatan bisnis terbesar dalam sejarah Formula 1. Namun, untuk saat ini, masa depan kepemilikan tim masih menunggu perkembangan lebih lanjut.