Tinggalkan Mesin W12, Bentley Continental GT S Hybrid Meluncur dengan Tenaga Lebih Besar
KabarOto.com - Bentley, pabrikan mobil mewah asal Inggris, secara resmi meninggalkan mesin W12 6.0-liter yang selama puluhan tahun menjadi jantung utama kebanggaan mereka. Sebagai gantinya, pabrikan meluncurkan New Continental GT S, mahakarya Grand Tourer dengan teknologi hybrid namun dengan performa lebih baik.
Langkah ini menandai transisi paling berani dalam sejarah Bentley, membuktikan bahwa elektrifikasi bukanlah penghalang bagi performa tinggi, melainkan kunci untuk mencapai tenaga lebih besar.
Baca Juga: Bentley Batur Convertible Pesanan Khusus untuk Wanita
Meskipun kehilangan empat silinder dari mesin W12 lamanya, Continental GT S terbaru mengusung sistem Ultra Performance Hybrid. Menggabungkan mesin V8 4.0-liter twin-turbocharged dengan motor listrik tunggal yang sangat bertenaga.
Hasilnya, kombinasi tenaga dengan klaim paling besar yang pernah diproduksi massal Bentley. Berkat dukungan torsi instan dari motor listrik, mobil ini mampu memberikan akselerasi lebih responsif sejak injakan pedal pertama.

Tidak hanya kencang, teknologi hybrid memungkinkan mobil melaju dalam keheningan total menggunakan mode listrik murni (EV Mode), memberikan kenyamanan maksimal saat berkendara di area perkotaan.
Sesuai lencana S, Continental GT S tampil lebih intimidatif dibandingkan varian standar. Bentley menghilangkan banyak aksen krom mengkilap yang biasanya menjadi ciri khas mobil mewah, dan menggantinya dengan detail hitam glossy pada bagian gril, saluran udara depan, dan pipa knalpot.
Pelek berukuran 22 inci dengan desain baru serta lampu utama dengan efek dark tint semakin mempertegas identitasnya sebagai mobil sport jarak jauh. Di bagian kabin, perpaduan kulit premium dan serat karbon menciptakan suasana yang tetap mewah namun memiliki aura balap kental.

Baca Juga: Brabus 900 Berbasis pada Bentley Continental GTC Speed
Kehadiran Continental GT S Hybrid bukan sekadar peluncuran model baru, melainkan langkah konkret Bentley menuju target Beyond100 atau sebuah komitmen untuk menjual mobil listrik sepenuhnya (BEV) pada tahun 2030.
Dengan mengintegrasikan baterai dan sistem pengisian daya pada model GT S, pabrikan ingin membiasakan para loyalisnya dengan ekosistem elektrifikasi sebelum benar-benar meninggalkan bensin sepenuhnya di akhir dekade ini.
Bagi para kolektor, mobil ini menjadi barang unik, karena merupakan penutup buku bagi mesin pembakaran murni dan pembuka pintu bagi era performa elektrik yang lebih cerdas.
Bentley Continental GT S 2026 kini telah tersedia untuk dipesan melalui jaringan diler resmi global, dengan pengiriman pertama mulai musim panas tahun ini.
Baca Original Artikel