OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Underpass Brigjen Katamso, Terbukti Efektif Kurangi Kemacetan di Kota Medan

Edo Permanadhita - Selasa, 01 Januari 2019
OtoNews Mobil Motor

KabarOto.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah melakukan uji coba pembukaan lalu lintas (open traffic) underpass Brigjen Katamso, Medan, Sumatera Utara.

Uji coba dilakukan dengan membuka 2 lajur satu arah, yakni dari arah Asrama Haji ke SM Raja. Dari hasil uji coba, pembukaan underpass terbukti efektif terhadap kelancaran lalu lintas di persimpangan Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Brigjen Zein Hamid.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, konektivitas yang semakin lancar akan mengurangi biaya angkut kendaraan logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Underpass Brigjen katamso

"Kehadiran infrastruktur jembatan, flyover dan underpass, disamping memperlancar arus lalu lintas juga perlu dibuat indah dengan memasukan elemen budaya lokal, sehingga bisa menjadi kebanggaan masyarakat dan menambah estetika kota," tambah Basuki.

Menurut Kepala Satuan Kerja PJN Metropolitan Medan Zamzami , di lokasi tersebut, kendaraan yang melintas sudah semakin padat dan kerap terjadi antrean mencapai 400-600 meter, terutama pada jam-jam sibuk.

Baca Juga: Biar Enggak Bingung, Ini Beda E-Tilang Dengan ETLE

Untuk menempuh jarak 3 Km pada saat saat jam sibuk memakan waktu sekitar 40 menit, namun setelah uji coba hanya diperlukan 20 menit dan diprediksi akan semakin singkat waktu tempuhnya, bila kedua lajur sudah sempurna dapat fungsikan.

"Uji coba underpass untuk dua arah ditargetkan akan dilakukan pada minggu awal Januari 2019 untuk selanjutnya bisa dioperasikan penuh. Pelaksanaannya sudah hampir rampung, tengah dilakukan finishing pada lajur yang masih ditutup tersebut," ujar Zamzami.

Baca Juga: Saat Beli BBM Lebih Pilih Mana, Pakai Nominal Rupiah Atau Liter?

Pembangunan underpass dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Medan (Sumatera Utara-Riau), Ditjen Bina Marga sejak bulan Oktober 2016 dan ditargetkan rampung akhir Desember 2018.

Underpass ini terdiri dari 4 lajur 2 arah dengan panjang 392 meter yang terdiri dari konstruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 42 meter, jalan pendekat arah timur dan barat masing-masing sepanjang 216 meter dan 134 meter.

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT