KabarOto.com - Volkswagen Group mencatat penurunan penjualan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) secara global pada kuartal III 2026. Meski permintaan Eropa meningkat, penurunan di Amerika Serikat dan China membuat performa keseluruhan masih tertekan.
Sepanjang Juli hingga September 2026, Volkswagen Group mengirimkan 240.200 unit mobil listrik murni secara global, turun 4,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah tersebut setara dengan 12,7 persen dari total pengiriman kendaraan grup, atau sekitar satu dari delapan mobil yang dikirimkan.
Baca Juga : 7 Sepeda Motor Matik Murah Oktober 2026, Harga Mulai Rp19 Jutaan
Pengiriman BEV
Di Eropa, pengiriman BEV justru tumbuh 19,6 persen menjadi 209.100 unit. Namun, penjualan di China turun 30,1 persen menjadi 18.000 unit, sedangkan Amerika Serikat mengalami penurunan lebih tajam sebesar 86,4 persen menjadi hanya 5.100 unit.
Secara keseluruhan, Volkswagen Group mengirimkan sekitar 1,89 juta kendaraan dari seluruh jenis penggerak pada kuartal III, turun 14,3 persen dibandingkan tahun lalu. Dengan demikian, penurunan penjualan mobil listrik masih lebih kecil dibandingkan penurunan total pengiriman kendaraan.

Jika dihitung sejak Januari hingga September 2026, pengiriman BEV Volkswagen Group mencapai 678.700 unit, turun 5,4 persen dari 717.700 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, total pengiriman seluruh kendaraan turun 9 persen menjadi sekitar 6,01 juta unit.
Pertumbuhan Mobil Listrik
Dari sisi merek, Skoda menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan mobil listrik grup. Pengiriman BEV Skoda meningkat 30 persen pada kuartal III menjadi 59.300 unit, sedangkan Volkswagen Passenger Cars turun 22,4 persen menjadi 73.900 unit.
Baca Juga : Vespa S 150 Mesin 150cc Hadir Dirakit Lokal Indonesia, Rp48 Juta
Model listrik terlaris Volkswagen Group sepanjang sembilan bulan pertama 2026 adalah Skoda Elroq dengan 92.200 unit, disusul Volkswagen ID.4 dan ID.5 sebanyak 81.900 unit, serta Skoda Enyaq sebanyak 72.700 unit.
Meski penjualan global melemah, Volkswagen menyebut pesanan mobil listrik di Eropa menunjukkan prospek positif. Perusahaan mencatat kenaikan pesanan BEV lebih dari 60 persen pada kuartal III, didorong kehadiran model-model baru yang menyasar segmen lebih terjangkau.