KabarOto.com - Sesi Practice MotoGP Amerika 2026 di Circuit of the Americas (COTA) baru saja berakhir dengan hasil yang mendebarkan bagi para penggemar balap dunia, (27/3). Marc Marquez kembali membuktikan statusnya sebagai "King of COTA" setelah berhasil mencatatkan waktu tercepat dan memimpin rombongan 10 pembalap yang langsung lolos ke sesi Q2.
Menariknya, persaingan tahun ini terasa jauh lebih ketat karena selisih waktu antara pembalap di posisi tiga besar tidak sampai 0,2 detik. Oleh karena itu, sesi balapan utama diprediksi akan menyuguhkan duel taktis yang sangat tinggi di lintasan Austin yang teknis.
Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) tampil sangat klinis dengan catatan waktu 2:00,927 detik. Selain itu, kejutan besar datang dari pembalap tim tuan rumah Trackhouse MotoGP, Ai Ogura, yang berhasil menempel ketat Marquez di posisi kedua.
Baca Juga: Pernyataan dari Direksi Balap setelah MotoGP Brasil
Di sisi lain, Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 melengkapi barisan tiga besar tercepat. Jadi, keberagaman pabrikan di barisan depan menunjukkan bahwa peta kekuatan MotoGP 2026 sudah jauh lebih merata dibandingkan musim-musim sebelumnya.
Keberhasilan Marc Marquez memuncaki sesi ini disambut dengan penuh percaya diri oleh sang pembalap. Adapun Marc sempat terjatuh di tikungan sepuluh saat sesi latihan, namun tidak membuat cidera, hanya saja bagian punggung dekat leher akibat menghantam pinggir lintasan.
"Perasaan saya terhadap motor pada sore hari cukup baik, tetapi saya menjadi sedikit lebih berhati-hati setelah kecelakaan tersebut. Suhu yang lebih dingin diperkirakan terjadi besok, yang kemungkinan besar akan mengubah perilaku motor dan lintasan. Kami harus merancang strategi terbaik," ujar Marquez.
Sementara itu, Ai Ogura yang tampil impresif menyatakan, "Berada di posisi kedua adalah hasil kerja keras tim, kami sangat siap untuk menyerang di balapan besok."
Fabio Di Giannantonio pun tak mau kalah dengan menambahkan, "Motor bekerja dengan sangat stabil di tikungan cepat, podium adalah target realistis kami."
Berbicara mengenai rekor, catatan waktu terbaik sepanjang masa di sirkuit COTA dengan motor MotoGP masih dipegang oleh pembalap yang luar biasa.
Hingga saat ini, rekor all-time lap record resmi masih tercatat atas nama Maverick Vinales (diraih pada 2024) dengan catatan waktu 2:00,864 detik.
Meskipun demikian, Marc Marquez pada sesi kali ini hampir saja memecahkan rekor tersebut, yang menandakan bahwa pengembangan aerodynamic dan mesin motor tahun 2026 telah mencapai level performa yang sangat ekstrem di lintasan sepanjang 5,5 kilometer ini.
Karakter sirkuit COTA yang memiliki 20 tikungan dengan variasi tanjakan tajam dan hard braking menuntut strategi ban yang sangat spesifik. Biasanya, para pembalap akan cenderung memilih ban Medium di bagian depan untuk stabilitas pengereman dan ban Soft di bagian belakang untuk mencari grip maksimal saat berakselerasi keluar dari tikungan lambat.
Namun, suhu aspal Austin yang sering berubah-ubah secara drastis menuntut para teknisi untuk sangat berhati-hati dalam menjaga manajemen degradasi ban agar tidak habis di lap-lap terakhir balapan.
Sirkuit ini juga dikenal sangat melelahkan secara fisik karena adanya perubahan elevasi yang signifikan, terutama menuju Tikungan 1. Oleh sebab itu, stabilitas bagian depan motor menjadi kunci utama agar tidak kehilangan waktu di sektor pertama yang memiliki rangkaian tikungan S-shaped.
Baca Juga: Pujian Bos Honda Team Asia untuk Veda Ega Pratama
Selanjutnya, pembalap seperti Marco Bezzecchi dan Alex Marquez yang berada di posisi lima besar juga menunjukkan performa yang sangat konsisten sepanjang sesi. Terlebih lagi, kehadiran Jorge Martin dan Francesco Bagnaia di urutan tujuh dan delapan memastikan persaingan perebutan gelar juara dunia akan tetap memanas.
Strategi penggunaan elektronik juga menjadi sangat krusial di COTA untuk meminimalisir wheelie saat mendaki tanjakan curam. Singkatnya, pembalap yang mampu menyeimbangkan kecepatan straight dengan kelincahan di tikungan sempit akan memiliki peluang menang paling besar.
Di samping itu, keberhasilan Luca Marini menembus 10 besar menjadi sinyal positif bagi kebangkitan Honda HRC Castrol di musim ini. Secara keseluruhan, sesi kualifikasi ini telah memberikan gambaran jelas bahwa siapa pun bisa menang jika mampu menjaga ritme balap yang stabil di bawah terik matahari Texas.
Persaingan menuju podium MotoGP Amerika 2026 dipastikan akan menjadi salah satu balapan terbaik di musim ini. Akhirnya, semua mata akan tertuju pada barisan terdepan untuk melihat apakah Marc Marquez mampu mempertahankan takhtanya atau justru lahir juara baru di tanah Amerika.
Daftar 10 Pembalap Tercepat Lolos Q2 MotoGP Amerika 2026
| Pos | Rider | Tim | Catatan Waktu | Selisih (Gap) |
| 1 | Marc Marquez | Ducati Lenovo Team | 02:00.927 detik | - |
| 2 | Ai Ogura | Trackhouse MotoGP Team | 02:00.980 detik | +0.053 detik |
| 3 | F. Di Giannantonio | Pertamina Enduro VR46 | 02:01.114 detik | +0.187 detik |
| 4 | Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | 02:01.127 detik | +0.200 detik |
| 5 | Alex Marquez | BK8 Gresini Racing | 02:01.213 detik | +0.286 detik |
| 6 | Pedro Acosta | Red Bull KTM Factory | 02:01.250 detik | +0.323 detik |
| 7 | Jorge Martin | Aprilia Racing | 02:01.265 detik | +0.338 detik |
| 8 | Francesco Bagnaia | Ducati Lenovo Team | 02:01.371 detik | +0.444 detik |
| 9 | Luca Marini | Honda HRC Castrol | 02:01.494 detik | +0.567 detik |
| 10 | Enea Bastianini | Red Bull KTM Tech3 | 02:01.579 detik | +0.652 detik |