3 Fotografer Ini Beberkan Tips Motret Motor

3 Fotografer Ini Beberkan Tips Motret Motor

KabarOto.com - Mengambil gambar jadi salah satu hal utama yang diincar ketika melakukan kegiatan berkendara, baik itu riding maupun touring. Memang, seringkali kita berkendara hanya demi menikmati perjalanan, dan menyesal tidak mengabadikan momen-momen melalui foto.

“Saya suka motor adventure yang bisa digunakan on dan offroad, karena bisa jadi objek favorit dengan detailnya yang indah. Kelihatannya luar biasa dari wide shot dan close up angle,” ujar Gala Indiga yang berprofesi sebagai fotografer.

Masing-masing fotografer memang telah menguasai keterampilan dan memiliki gaya fotografi khas. Berikut adalah beberapa tips dari tiga fotografer yang juga merupakan penggemar sepeda motor.

Baca Juga: Jawara Balap Simulator Kumpul Yuk, Ada Kompetisi Toyota Gazoo Racing GT Cup 2021 Indonesia

Gala Indiga

Menurut Gala, ada 2 tujuan fotografi yang perlu diketahui. Tujuan pertama adalah mengenai subjek dan tujuan kedua adalah bercerita.

· Tujuan 1 – Subjek:

Jika subjeknya adalah sepeda motor, maka yang dibutuhkan pada gambar tersebut adalah detailing yang dapat memperlihatkan bagian-bagian sepeda motor dengan lebih jelas. Kemudian ambil foto dengan angle close up, dari sisi kiri, kanan, atas, diagonal dan eye level.

· Tujuan 2 – Bercerita:

Soal bercerita, yang perlu diambil adalah motor dengan suasana, bukan lagi detailing. Jadi, perlu adanya pengambilan gambar yang bercerita bagaimana mengenai kenyamanan sepeda motor yang digunakan dan di mana ketika digunakan, sehingga dapat memberikan pandangan yang holistik. Sebagai perbandingan, dalam sebuah gambar perlu ada 20% objek dan 80% pemandangan.

"Untuk memotret, tidak perlu menunggu cuaca cerah, karena cuacanya apapun memiliki cerita dan visual tersendiri. Jadi, tidak perlu khawatir, lakukan saja!" ujarnya.

Tips bagi Sobat KabarOto yang baru mulai mencoba fotografi adalah penting untuk mempelajari anatomi subjek. Jika itu sepeda motor, maka perlu tahu angle terbaik.

"Jika ingin mengabadikan sepeda motor, cobalah mengenal sepeda motor itu terlebih dahulu, pahami sepeda motor dengan mengendarai dan menjelajahinya," ujarnya. Ketahui detail sepeda motornya dan rasakan saat berkendara di berbagai medan.

Grady Kayzel

· Tips fotografi menurut Grady adalah membutuhkan riset dan referensi yang banyak, serta banyak menonton video tutorial fotografi. Dengan banyak keterampilan yang digali, karakter setiap fotografer akan muncul dengan sendirinya. Itulah yang akan membedakan foto dari banyak fotografer di luar sana.

· Untuk fotografi luar ruangan, kamu perlu mengulik kameramu untuk menemukan speed dan ISO yang tepat untuk setiap situasi. Bahkan di malam hari dengan cahaya redup, jika terus bermain dengan speed dan ISO, kita dapat menghasilkan gambar yang bagus.

· Selain itu, menurut Grady, tidak perlu menggunakan kamera yang mahal dan canggih, dengan kamera standar saja sudah cukup. Yang penting ada kemauan untuk terus mencari referensi, berbagi pengalaman dengan teman, belajar dan banyak bertanya yang akan menghasilkan karakter fotografi tersendiri yang tidak dimiliki orang lain.

· Kemudian untuk perawatan kamera, jika kamu sering mengambil foto outdoor seperti riding, maka kamera harus sering dilakukan perawatan untuk membersihkannya dari debu selama perjalanan.

Baca Juga: Indonesia Modification Expo (IMX) Gelar Kompetisi Modifikasi 3 Mobil Ikonik Fast & Furious

Prakoso Umam

· Untuk menjadi seorang fotografer, harus fokus dan mengejar apa yang disukai. Jika menyukai fotografi outdoor, menurut Umam, berangkatlah sepagi mungkin agar mendapatkan pencahayaan terbaik, terutama jika ingin memotret pemandangan.

· Kemudian menurut Umam, saat mengambil foto carilah komposisi yang benar-benar bagus. Untuk fotografi outdoor saat berkendara, perlu menyatukan jalan, sepeda motor, dan latar belakang untuk membuat cerita yang bagus dari sebuah gambar.

· Untuk gear-nya sendiri tidak perlu kamera yang canggih dengan lensa yang mahal, kamera standar atau kamera smartphone saja sudah cukup, yang penting mengabadikan sebuah momentum.