Accelera Iota EVT, Ban Untuk Mobil Listrik Hadir Di GIIAS 2022

Accelera Iota EVT, Ban untuk Mobil Listrik Hadir di GIIAS 2022 Ban untukmobil listrik Accelera (Foto: KabarOto)

KabarOto.com - Dalam rangka menyambut era elektrifikasi di Indonesia, PT Elangperdana Tyre Industry memperkenalkan ban Accelera Iota EVT (Electric Vehicle Type) untuk mobil listrik.

GIIAS 2022 dimanfaatkan oleh mereka untuk menampilkan ban tersebut. Karet bundar ini, desain telapaknya dirancang untuk meminimalisir noise.

"Sebelum menciptakan produk ini kami lakukan analisa menggunakan software, noise di 68 desibel dengan rolling resistance A atau B. Target kita di A," jelas Koko Jatmiko R&D Manager PT Elangperdana Tyre Industry.

Baca juga: Ini Daftar Test Drive Mobil Listrik Di GIIAS 2022

Accelera Iota EVT dibuat dalam dua ukuran, 195/50 R16 dan 285/35 R22 inci. Diklaim bisa dipakai sampai 50.000 km. "Tapi itu tergantung pada gaya mengemudi, perawatan ban hingga kondisi suspensi," ujar Koko Jatmiko. Belum ada informasi harga untuk ban ini, karena masih tahap uji coba.

Accelera Iota EVT (Foto: KabarOto)

Lalu apa yang membedakan antara ban untuk kendaraan listrik dan konvensional? "Ada karakter berbeda antara kendaraan EV dan mobil biasa, antara lain traksi harus lebih bagus dan noise serta rolling resistance juga harus rendah," ungkap Dicky Mursalie selaku Managing Director PT Elangperdana Tyre Industry.

Ban kendaraan listrik harus memiliki rolling resistance yang rendah, grip atau cengkeraman terhadap permukaan aspal juga lebih baik. Selain itu, noise atau kebisingan juga harus lebih rendah.

"Mobil listrik memiliki karakter berbeda dari kendaraan konvensional, misalnya hal traksi dan bobot kendaraan. Bobot EV minimal 1 sampai 3 ton," tegas Koko Jatmiko.

Baca juga: MG Bawa Mobil Baru Di GIIAS 2022, Listrik Dan Double Cabin

Ia juga menambahkan, traksi pada kendaraan listrik sifatnya mendadak, lebih instan dari kendaraan konvensional. Untuk itu membutuhkan kompon karet yang berbeda dari karet untuk ban mobil biasa.

"Kompon karet harus kuat terhadap hentakan traksi. Rolling resistance, noise dan wet grip umumnya jadi persyaratan umum ban mobil listrik di Eropa," tutup Koko Jatmiko.