All-New Nissan Qashqai Andalkan Panel Bodi Daur Ulang

All-New Nissan Qashqai Andalkan Panel Bodi Daur Ulang

KabarOto.com - Manufaktur premium sudah sejak dekade terakhir andalkan aluminium untuk panel bodi. Hal ini mulai merambah ke mobil massal lansiran Jepang yang sedianya dibuat di Eropa yakni All-New Nissan Qashqai.

Penggunaan material aluminium di All-New Nissan Qashqai membuat bobot panel bisa lebih ringan 60 kg. Adapun penggunaan aluminium alloy tersebut bisa dijumpai di kap mesin, pintu, dan fender depan.

Baca juga: All New Nissan Pathfinder, Hadirkan Kelegaan Kabin

Semakin ringannya bodi tentunya berdampak pada minimnya penggunaan energi ataupun emisi gas buang. Produksi alumunium dilakukan di fasilitas Nissan Sunderland, merupakan press line terbesar kedua yang diluncurkan tahun lalu.



Dan, cyclone - fasilitas daur ulang serpihan metal di kecepatan 150 kpj dan bisa menangani tujuh ton metal tiap jam, memastikan tak ada limbah dan proses produksi lebih ramah lingkungan.

Ketika kap dan pintu dicetak, sisa potongan material diiris kemudian disatukan, memastikan grade aluminium tak tercampur. Adanya pemisahan ini agar Nissan bisa mengembalikan serpihan kualitas tinggi ke vendor untuk mengembalikan lagi dalam bentuk lembaran.



Nissan menyebutnya sistem daur ulang 'close-loop' sehingga mengurangi limbah dan emisi CO2. Kontribusi ini bagi Nissan bisa menekan karbon akibat operasional produksi dan life cycle hingga tahun 2050.

Berkat daur ulang aluminium ini bisa menekan energi yang dibutuhkan hingga 90% ketimbang mengolahnya mulai dari bahan mentah.

"Kami terus melanjutkan berbagai cara agar kendaraan dan proses produksi lebih berkelanjutan. Penggunaan aluminium ringan di Qashqai sebagai contohnya," ujar Vice President Manufacturing Alan Johnson of Nissan Motor Manufacturing Inggris.

Baca juga: Nissan X-Trail Terbaru Dibekali Mesin Turbo



Diyakini Qashqai ini mengikuti Nissan Rogue yang dijual di Amerika Utara yang merupakan produksi global kedua yang menggunakan komponen aluminium dengan proses daur ulang close-loop.

Melanjutkan komitmen Nissan Green Program 2022, bertujuan untuk menggantikan 30% material mentah yang digunakan di mobil buatan 2022. Sehingga tak perlu dilakukan dari hasil penambangan baru.

Berita Terkait

Berita Terkait