Apakah Itu Teknologi VVT-i Di Mesin Toyota?

Apakah Itu Teknologi VVT-i di Mesin Toyota? Foto: istimewa

KabarOto.com – Performa mobil tidak akan maksimal jika tidak memiliki mesin mempuni. Sadar akan itu, para manufaktur berusaha menciptakan teknologi untuk disematkan ke dalam mesin buatannya.

Salah satunya adalah Toyota dengan teknologi mesin VVT-i (Variable Valve Timing with Intelligence). Teknologi ini diperkenalkan mulai tahun 1996 dan pertama kali digunakan di Indonesia pada tahun 2003.

Baca Juga : Mengintip Mewahnya Cadillac Escalade Milik Sylvester Stallone

Beberapa mobil yang sudah menggunakan teknologi adalah Toyota Vios dan Camry (2003), Altis, Kijang Innova dan Avanza S VVT-i (2004), Fortuner (2005), Yaris (2006).

Beberapa varian dari sistem teknologi mesin VVT-i di antaranya VVTL-i (Variable Valve Timing dan Lift-intelligence), Dual VVT-i, VVT-iE (Variable Valve Timing-intelligent), dan Valvematic oleh motor listrik.

Foto: istimewa

Teknologi mesin VVT-i oleh Toyota menjadi andalan untuk mesin berkapasitas kecil karena sangat berguna mendongkrak performa torsi. Jangan salah kira ya Sob! embel-embel "i" banyak yang mengira adalah sistem injeksi.

Padahal "i" yang dimaksud adalah Intelligent. Karena secara cerdas membaca seberapa butuh tendangan torsi setiap kali pengendara menekan pedal akselerator. Bila pengendara yang senang berkendara santai, tentunya efisiensi di dapat. Tapi bila pengendara punya karakter menuntut akselerasi, VVT-i ini akan mengimbangi untuk melecutkan mobil.

Baca juga: Mobil Klasik Rolls-Royce Phantom V dan Silver Cloud, Bisa Bertenaga Listrik

Oh iya, tentunya penasaran bagaimana cara kerjanya? Di bagian crankshaft terdapat sinyak yang akan memberikan koreksi setiap buka tutup klep. Terdapat fungsi Electronic Control Unit (ECU) akan membaca putaran mesin, pasokan udara yang masuk ke ruang bakar. Sinkronisasi pula dengan bukaan pedal akselerator dan temperatur air.

Hal tersebutlah membuat mesin Toyota meski berkapasitas kecil, namun bisa melajukan mobil cukup bergegas. Sebab VVT-i juga menghitung beban yang ditanggung mesin. Konsumsi bahan bakar tentunya menjadi tujuan utama dan kadar emisi gas buang juga bisa ditekan.

Berita Terkait

Berita Terkait