Asosiasi Italia Dorong Tarif 80% untuk Mobil China di Eropa

Rabu, 16 September 2026
Asosiasi Italia Dorong Tarif 80% untuk Mobil China di Eropa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Asosiasi pemasok komponen otomotif Italia, Anfia, mendesak Uni Eropa (UE) menerapkan tarif masuk hingga 80%, terhadap kendaraan dan komponen buatan China yang masuk ke pasar Eropa.

Presiden Anfia Roberto Vavassori mengusulkan, agar impor kendaraan dan komponen dari China tetap bebas tarif hingga batas tertentu, yakni setara 8% dari total registrasi kendaraan baru tahunan di Eropa.

Baca Juga : Galloper Hidup Lagi, Merek Spanyol Itu Kini Pakai Basis Nissan

Namun, impor yang melewati batas tersebut akan dikenakan tarif sebesar 80%. Menurutnya, kebijakan ini diperlukan untuk melindungi industri otomotif Eropa, dari tekanan kompetisi China yang semakin kuat.

Kami sangat menghormati pencapaian industri China, tetapi rasa hormat itu kini berubah menjadi ketakutan,

ujar Vavassori kepada Reuters.

Ia menilai Eropa tidak boleh kehilangan industri otomotif yang dianggap penting bagi kemandirian strategis kawasan.

Anfia juga ingin kebijakan tersebut mencakup komponen otomotif. Alasannya, komponen menyumbang sekitar 80% dari nilai sebuah kendaraan, sehingga pembatasan hanya pada mobil jadi dinilai tidak cukup untuk melindungi rantai pasok Eropa.

Saat ini, UE telah menerapkan tarif tambahan terhadap mobil listrik buatan China di luar tarif impor standar 10%. Beban tarif gabungan berkisar 18% hingga 45%, dan kebijakan tersebut berlaku selama lima tahun sejak 2024.

Kekhawatiran Anfia tidak hanya terkait kendaraan jadi. Vavassori memperkirakan ekspor komponen otomotif Italia dapat turun 40% hingga 50% pada 2028 jika tidak ada perlindungan tambahan.

Baca Juga : Toyota Glanza Terbaru Irit BBM 24 Kilometer per Liter, Harga Rp120 Jutaan

Ia juga mempertanyakan tingkat lokalisasi pabrikan China yang membangun fasilitas produksi di Eropa. Menurutnya, sejumlah pabrik milik produsen seperti BYD dan Chery masih mengandalkan komponen yang diimpor dari China, atau negara berbiaya rendah di sekitar Eropa.

Usulan tersebut muncul ketika pangsa merek China di pasar Eropa telah menembus lebih dari 9% pada paruh pertama 2026. Menambah tekanan terhadap produsen dan pemasok komponen lokal.

 

Simulasi Kredit

Minimal Rp 20.000.000 - Maksimal Rp 100.000.000.000
%
DP
Pokok Pinjaman
Total Bunga
Angsuran / Bulan
* Belum termasuk Asuransi dan Diskon
 

Tags:

#Eropa #Industri Otomotif #Mobil China
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan