Audi RS Q E-tron Ungkap Fungsi Interior

Audi RS Q e-tron Ungkap Fungsi Interior

KabarOto.com - Audi RS Q e-tron yang siap ikuti reli Dakar 2022 cukup bikin banyak penggemar kompetisi ekstrem penasaran. Karya yang terbilang singkat diwujudkan, mulai akhir bulan Juni 2021 dan pada 1 Januari 2022 harus siap tarung di jalur gurun Arab Saudi.

Pengalaman di kompetisi dihadirkan, seperti Formula E berupa motor generator Audi MGU05 di tiap roda yang menjadikannya sebagai All Wheel Drive (AWD). Sementara itu sumber energi gunakan mesin balap DTM diteruskan melalui penggerak MGU, intelligent battery charging dan energy management.

Baca juga: Dipersenjatai Motor Listrik 671 Dk, Audi RS Q E-Tron Siap Debut Reli Dakar 2022



Baterai berkekuatan tinggi yakni jajaran lithium ion disematkan di tengah kabin untuk mendapat distribusi bobot yang sempurna. Oh iya, brake-by-wire bisa menghadirkan energi pemulihan untuk baterai.

Audi RS Q e-tron diklaim mampu melesat 0-100 kpj di jalur pasir hanya perlu waktu 4,5 detik dan dibatasi kecepatannya 170 kpj, sesuai regulasi. Tenaga mampu kerahkan 300 kW atau setara 402 dk.



Nah, jelang dua pekan reli Dakar digelar, Audi Sport GmbH membeberkan apa saja teknologi yang ada di kabin RS Q e-tron. Roadbook yang sebelumnya berbentuk kertas, kini sudah berbentuk digital. Lingkar kemudi, pedal gas dan pengereman tak dibuat rumit, agar Mattias Ekström, Stéphane Peterhansel, dan Carlos Sainz tetap fokus saat melesatkan mobil.

Tak perlu lagi melakukan perpindahan transmisi, karena sudah gunakan penggerak listrik dengan energy converter, tak lagi terapkan transmisi manual. Di bagian tengah ada tuas rem tangan yang mudah terlihat, terbuat dari double-cranked alumunium. Oh iya, tuas rem tangan ini juga berfungsi sebagai pemulihan energi baterai, selain dari membuat mobil bisa menekuk tajam saat masuk tikungan.



Ada delapan tombol kontrol di lingkar kemudi. Selain itu bisa mengoperasikan klakson, wiper, dan pengolahan data di perangkat lunak bila pengendara ingin menyimpan jalur. Selain itu bisa juga mengaktifkan batasan kecepatan di zona tertentu. Di balik kemudi akan terlihat layar lebar yang memberikan berbagai informasi tekanan angin, hingga sistem gerak roda apakah ingin maju, mundur atau netral.

Tak ketinggalan memberikan kewaspadaan ke pengendara agar bisa bereaksi lebih cepat ketika ada kendala atau mematikan pengalihan daya baterai tekanan tinggi.



Regulasi terbaru yang dihadirkan diyakini sangat memudahkan co-pilot mengatur navigasi. Versi digital juga tak membuat antrian tak perlu di pagi hari untuk mengambil roadbook. Karena akan langsung dikirimkan 15 menit sebelum stage mulai.

Baca juga: Audi RS Q E-Tron Lewati Ujian Cuaca Ekstrem Padang Pasir Maroko

Roadbook digital juga canggih dioperasikan melalui remote, karena bisa memperlihatkan jalurnya di layar sebelah kiri. Sedangkan layar bagian kanan perihal navigasi GPS dan validasi waypoint yang harus ditempuh peserta. Bila mobil menjangkau radius waypoint, pengendara bisa melihat arah panah di sebelah kanan di samping kaca depan, mengindikasikan jalur yang benar lalui waypoint.



Di konsol tengah sudah ada Iritrack system. Digunakan untuk berikan peringatan butuh pertolongan darurat bila alami insiden. Akan merekam berbagai data mulai dari kecepatan mobil, posisi kendaraan dan bisa mendeteksi seberapa besar insidennya.