Bahaya Covid-19, Jangan Salah Pahami Fogging, Air Sanitizer Dan Air Purifier

Bahaya Covid-19, Jangan Salah Pahami Fogging, Air Sanitizer dan Air Purifier Kipli

KabarOto.com - Mobil yang menjadi 'korban' Work From Home (WFH), memang terkesan menjadi sering terabaikan. Namun, hal tersebut harusnya bukanlah menjadi alasan untuk tak merawat kebersihan, terutama sektor kabin. Kali ini KabarOto akan membahas istilah yang kerap muncul sejak pandemi berlangsung yakni fogging, air sanitizer dan air purifier.

Mungkin Sobat Kabaroto banyak yang bertanya-tanya apa perbedaan ketiganya, rupanya masing-masing punya fungsi atau tugasnya dalam hal pembersihan. Namun, Arief Hidayat selaku CEO PT Welty Indah Perkasa atau Wealthy Group bilang bahwa ternyata masih banyak pemahaman yang salah kaprah dan tidak tepat guna untuk aplikasi proses pembersihan kabin kendaraan.

"Paling sering muncul saat pandemi sekarang adalah istilah fogging, saya tidak mau egois dengan mengatakan salah aplikasi, namun saya bisa bilang itu tidak tepat. Sejatinya fogging digunakan sebagai fertilizing, maupun penyemprot hama pada tanaman dan biasanya dilakukan di luar ruangan atau outdoor," ujar Arief dalam konferensi pers virtualnya, Jumat (15/5).

Baca Juga: Dampak Covid-19, Distribusi Aftermarket Wealthy Masih Raup 60 Persen Meski Terhambat

Rupanya alasan merusak parts jadi penyebab Arief tidak menyarankan proses fogging di dalam interior mobil, "Iya, dalam jangka waktu tertentu, cepat atau lambat, uap air menempel di berbagai trim mobil seperti dasbor, jok, karpet dan lainnya yang membuat jamur, bahkan jika nahas, bisa sampai kejadian short circuit untuk perangkat elektronik di dalam kabin," ujar pria yang berkantor di Daan Mogot, Jakarta Barat tersebut.

Nah, Arief bilang ada baiknya memilih dua opsi lainnya, yakni mengaplikasikan air purifier dan air sanitizer. Ia pun kemudian melanjutkan penjelasan kedua barang tersebut.

"Air Sanitizer itu memang cenderung lebih wangi ketimbang air purifier, fungsinya pun berbeda, air sanitizer lebih ke menghilangkan bakteri, kuman dan virus dengan cara disemprot lewat botol, kandungan utamanya ethyl alkhohol 50 persen," ujar pemakai mobil-mobil Jerman tersebut.

"Kalau Air Purifier yang baik, fungsinya untuk menghilangkan bau, seperti asap rokok, menyedot debu dan partikel lebih kecil dari 2,5 mikron, biasanya ada beberapa macam, air purifier ada yang menetralkan asam dan mengeluarkan wewangian lembut namun tak sewangi air sanitizer, kemudian ada pula yang benar-benar menetralkan bau tanpa mengeluarkan wewangian," tutup Arief.