Bantu Pulihkan Ekonomi Di Masa Pandemik Covid-19, Group Astra Ekspor Produk Unggulan

Bantu Pulihkan Ekonomi di Masa Pandemik Covid-19, Group Astra Ekspor Produk Unggulan Pelepasan ekspor Isuzu Astra Motor Indonesia ke Filipina

KabarOto.com - Dalam rangka mendukung ekspor non migas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, Group Astra melakukan ekspor ke pasar global. Pelepasan ekspor dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo secara virtual dari Istana Negara, Jum'at (4/12).

Pelepasan ekspor secara bersamaan dari seluruh Group Astra ini adalah inisiatif bersama antara Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan sektor usaha.

Baca Juga: Astra Beli 35% Saham Tol JORR I W2

Ini merupakan langkah nyata untuk membantu ekspor nonmigas selama masa pandemi. Selain itu juga meningkatkan ekspor UKM, menjaga loyal buyers, meningkatkan investasi serta menumbuhkan ekonomi nasional.

Presiden Jokowi saat pelepasan ekspor virtual

Perusahaan-perusahaan Grup Astra yang berpartisipasi dalam ekspor tersebut adalah PT Astra Otoparts Tbk (AOP), PT Astra Daihatsu Motor (ADM), dan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI).

Pada kegiatan tersebut. Astra Otoparts mengekspor komponen otomotif untuk pasar suku cadang pengganti (replacement market) dan segmen pabrikan (original equipment manufacturer/OEM).

Sementara itu, Astra Daihatsu Motor mengekspor kendaraan Daihatsu Gran Max, dan Isuzu mengekspor kendaraan
komersialnya, yaitu Isuzu Traga. Ekspor mobil Isuzu di tahun ini merupakan perdana ke Filipina, setelah sebelumnya dilakukan pada Desember tahun 2019 lalu.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, salah satu kunci perbaikan perekonomian nasional adalah dengan meningkatkan ekspor, karena dapat menambah devisa negara dan mengurangi defisit transaksi berjalan negeri ini.

Baca Juga: DFSK Tanggapi Tuntutan Konsumen Pengguna Glory 580 Turbo

"Kita tidak boleh menyerah dan harus lebih jeli melihat peluang yang masih terbuka lebar," terang Jokowi. Menurutnya, masih banyak potensi ekspor yang sangat besar, baik dari sisi keragaman produk, volume dan kualitas.

"Kuncinya proaktif dan jangan pasif,” terangnya. Dia berharap, partisipasi Grup Astra pada ekspor bisa mendukung program pemerintah di sektor nonmigas, juga membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.